Tak Ada Penumpang Karena Tiket Mahal dan Bagasi Berbayar, 639 Penerbangan di Bandara SMB II Dibatalkan

Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II

MANAberita.com — KENAIKAN harga tiket pesawat dan bagasi berdampak pada turunnya jumlah penumpang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Akibatnya maskpai penerbangan kehilangan penumpang. Karena tidak adanya penumpang ini pihak maskapai terpaksa melakukan pembatalan penerbangan.

Mengutip Sripoku, sejak 1 hingga 24 Januari 2019 telah terjadi 639 penerbangan yang dibatalkan.

General Manager Angkasa Pura II, Fahroji mengatakan, pada bulan yang sama jumlah penumpang mengalami penurunan meskipun tak terlalu signifikan.

Pada 24 Januari 2018 jumlah penumpang 11.900 orang dan pada 24 Januari 2019 jumlah penumpang 10.628 orang atau terjadi penurunan penumpang sekitar 10,69 persen.

“Penerbangan pesawat yang dicancel dari 1 hingga 24 Januari 2019 berjumlah 639 penerbangan. Sedangkan tahun lalu cancel penerbangan pesawat 286 penerbangan. Yang paling banyak dicancel adalah Airlines Garuda,” ujarnya.

Lanjut Fahroji, pembatalan penerbangan meliputi wilayah penerbangan dari Palembang ke Jakarta, Palembang ke Jambi, Tanjung Karang ke Palembang, Yogyakarta ke Palembang, Pekan Baru ke Palembang, Lubuklinggau ke Palembang, Jambi ke Palembang dan Batam ke Palembang, begitulah pula sebaliknya.

“Untuk pembatalan pemerbangan, itu kita diberitahu surat pembatalannya dua hari atau sehari sebelum operasional. Misalnya Airlines Garuda pukul 07.00 WIB, dan pukul 08.00 WIB enggak ada penumpangnya. Karena enggak ada penumpang, maka dicancel jam 09.00 WIB. Airlines yang memberitahu dengan surat pemberitahuan pembatalan bisa dua hari atau sehari sebelum rencana operasional,”

“Karena terkait slot jam terbang airline harus menginformasikan secepatnya, karena itu harus diinformadikan juga ke Airnav terkait parkir pesawat,” ujarnya.

Menurutnya, tahun 2018, jumlah penumpang pada Januari mulai ramai karena ada even Asian Games.

Maskapai di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II ada 11 diantaranya Garuda Indonesia, Lion Air, Batik, Nam Air, Sriwijaya Air, dan Wings Air.

“Daya tampung Bandara 3,4 juta pertahun. Namun pada 2018 berjumlah 5.440.295 penumpang. Sedangkan pada 2017 berjumlah 4.835.893 orang,” jelasnya. (Dil)

Artikel Asli

News Feed