Tai Sieu Kim asal Malaysia Meregang Nyawa akibat Longsor Pascagempa Lombok

GELORA.CO – Tai Sieu Kim (56) asal Malaysia tewas akibat tertimbun tanah longsor di di air terjun Tiu Kelep, Lombok. Tanah longsor ini dipicu guncangan gempa tektonik 5,8 Skala Richter (SR) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu siang (17/3).

Satu korban lain adalah Tomi (14) warga Desa Senaru, Lombok Timur. Total terdapat 13 korban longsoran di air terjun Tiu Kelep, Lombok yagn telah berhasil dievakuasi. 

Mereka terjebak di kawasan wisata air terjun tersebut ketika terjadi gempa tektonik 5,8 SR. Para korban lantas dilarikan ke Puskesmas Bayan, Lombok Utara. Saat ini, korban yang selamat masih dirawat di puskesmas tersebut.

Berikut adalah identitas ke-13 korban musibah bencana alam tersebut :

1. Gurut Antariksa (17) jenis kelamin pria,

2. Tan Cing Chuan (62), pria,

3. Lim Sai Wah (56), pria,

4. Pam Kiam Foo (56), perempuan,

5. Ong Lee Jye (56), perempuan,

6. Wong Siew Lin (56), perempuan,

7. How Geok Lan (56), perempuan,

8. Shen Pek Chan (56), perempuan,

9. Phua Poh Cuat (56), perempuan,

10. Lee Chai Bang (57), pria,

11. Lim Ching Kau (62), pria,

12. Phan Tin Fan (56), pria,

13. Taw Siewkim (56), perempuan.

Kawasan air terjun yang longsor berada di bawah kaki Gunung Rinjani. Menurut dia, saat ini BPBD Kabupaten Lombok Utara dan Dinas Kesehatan Lombok Utara sudah mengirimkan empat ambulans ke lokasi kejadian.

Sebelumnya, Nusa Tenggara Barat diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR), Minggu (17/3) pukul 14.07 WIB atau 15.07 Wita, namun tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan analisa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menunjukkan pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8,30 lintang selatan dan 116,60 bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer (km).

Pusat gempa berada di laut pada jarak 24 km timur laut Kabupaten Lombok Timur, 36 km timur laut Kabupaten Lombok Utara, 37 km barat laut Pulau Panjang, Kabupaten Sumbawa, dan 63 km timur laut Kota Mataram. [cnn]

Artikel Asli

News Feed