Sering Diucap Saat Genting, Ini 8 ‘Kode Rahasia’ di Dalam Dunia Penerbangan

Sebagai penumpang pesawat, kita tentu hanya duduk manis menunggu instruksi sesuai yang diarahkan oleh petugas, mulai dari kapan diperbolehkan check-in, boarding time, jadwal take off pesawat, serta kedatangan di bandara tujuan. Apa yang terjadi di dalam kabin, pembicaraan antar kru, atau mungkin pilot tentu ada istilah yang tidak kamu pahami.

Yap, terlebih dalam situasi yang genting, para kru yang bertugas punya bahasa tersendiri. Hal tersebut karena mereka tak ingin para penumpang ikut panik dan membuat keadaan bertambah buruk, tau sendiri jika terbang merupakan hal yang menegangkan untuk sebagian orang. Apa saja kode rahasia tersebut? Keep reading!

MAYDAY MAYDAY MAYDAY

Kode Mayday [Sumber gambar]

Jika kamu suka menonton film –terlebih yang bergenre action dan perang, kamu mungkin sering mendengar kata ini diucapkan. Mayday berasal dari bahasa Prancis, m’aidez yang berarti ‘tolong aku’. Kata Mayday biasanya digunakan sebagai bentuk sinyal dalam komunikasi radio yang menandakan bahwa pesawat sedang dalam bahaya besar dan mengancam nyawa. Mayday sendiri sudah menjadi standar internasional yang digunakan di dalam penerbangan manapun juga. Mayday ini diucapkan tiga kali (‘mayday mayday mayday’) untuk menghindari salah dengar dari penerima sinyal. Selain dipakai dalam dunia penerbangan, Mayday juga diaplikasikan oleh para pemadam kebakaran, polisi, serta organisasi transportasi lain yang memberitahu kalau mereka sedang dalam bahaya.

Panpan Panpan Panpan

Kode Panpan [Sumber gambar]

Sama seperti Mayday, Panpan juga digunakan sebagai indikasi bahwa pesawat sedang dalam bahaya. Hanya saja, pemakaian Panpan ini selevel lebih rendah daripada Mayday karena bahaya yang datang tersebut tidak mengancam nyawa para penumpang. Panpan sendiri juga berasal dari bahasa Prancis, panne, yang memiliki arti kerusakan atau pemecahan. Penggunaan Panpan sama seperti Maydaya, harus diulang sebanyak tiga kali (‘Panpan Panpan Panpan’).

Air Pocket

Ilustrasi Turbulensi [Sumber gambar]

Air Pocket adalah kode bahwa pesawat yang kamu tumpangi akan mengalami turbulensi. Bagi sang pilot, turbulensi sendiri adalah hal yang biasa dan tidak perlu ditakutkan karena bukan masalah dan tidak akan kehilangan kendali terhadap pesawat. Namun, bukan berarti pilot dan awak kabin tidak terganggu dengan hal ini ya, mereka juga sama seperti kita para penumpang kok. Jadi, saat kamu mungkin mendengar kata Air Pocket, maka tetap tenang dan jangan panik, sang pilot pasti sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari dan melawan hal tersebut.

All Call

All Call pertanda bahaya [Sumber gambar]

Kode All Call adalah sinyal yang dikirim oleh pilot untuk mengumpulkan semua kru yang bertugas saat itu. All Call digunakan untuk menyampaikan berita yang kurang baik atau bahkan buruk. Bukan hanya tentang kemungkinan kecelakaan, tetapi juga kerusakan di badan pesawat yang sedang ditunggangi. Melalui All Call boleh jadi pilot menginstruksikan agar para awak kabin menyampaikan hal tersebut lewat interkom dari posnya masing-masing. All Call tidak pernah digunakan untuk menyampaikan berita baik ya Sahabat. Jadi, saat kamu mendengar kode ini, memintalah perlindungan kepada Yang di atas, atau bisa menanyakan pada awak kabin bila punya nyali yang kuat.

Crosscheck

Pendataran darurat [Sumber gambar]

Saat critical eleven, tentu para pramugari sudah menjelaskan mengenai prosedur penyelamatan diri secara darurat seandainya pesawat mengalami masalah. Crosscheck adalah salah satu kode yang digunakan untuk menandai akan adanya evakuasi darurat terhadap para penumpang. Bisa jadi hal ini digunakan saat pendaratan di air misalnya. Setelah kode crosscheck, maka pintu akan terbuka dan perosotan evakuasi, atau perahu karet akan membentang untuk menyelamatkan nyawa orang yang ada di dalam pesawat. Nah, perlu kamu tau bahwa crosscheck tidak mungkin digunakan saat pesawat mengudara.

7500

Ilustrasi pembajakan pesawat [Sumber gambar]

Penulis percaya bahwa tak ada satu pun penumpang yang mau mendengar kode 7500 ini. 7500 menandakan bahwa pesawat sedang dibajak, atau bisa berlaku saat pilot, awak kabin merasakan ada hal yang tidak beres atau ancaman pembajakan. Kode ini sendiri pernah terjadi pada Boeing 737-800 milik Virgin Australia Airlines 2014 lalu. Dalam penerbangan Brisbane-Denpasar, pelaku pembajakan bernama Matt Christoper, warga Australia yang sedang mabuk diketahui menggedor-gedor pintu kokpit. Untung, tak ada korban dalam kejadian ini karena pelaku langsung dibekuk oleh petugas berwenang.

7600 dan 7700

Ilustrasi 7500 [Sumber gambar]

Kode pertama, 7600 merupakan kode yang didengar oleh pilot maupun awak kabin karena hilangnya komunikasi dengan radio. Hal tersebut boleh jadi seperti kejadian yang menimpa Lion Air JT610 atau hanya karena masalah kurangnya sinyal. Seperti yang kita ketahui jika lepas landas maupun landing terlebih dahulu harus disetujui oleh pihak Air Traffic Control (ATC), jika tidak maka pesawat akan terus berputar sampai ada izin yang membolehkan take off dan landing. Sedangkan 7700 sigaktnya mengindikasikan emergency. Emergency berarti banyak hal, boleh jadi ada kerusakan, kesalahan teknis. Intinya, pesawat membutuhkan bantuan segera. Setelah mengirim kode emergency biasanya alarm di ATC akan berbunyi.

8 kode di atas memang termasuk rahasia –jadi enggak rahasia lagi dong ya. Namun tak ada salahnya kamu mengetahuinya Sahabat. Mengetahui kode-kode rahasia ini boleh jadi menjadi pengetahuan baru untukmu, atau juga membuatmu lebih waspada saat melakukan penerbangan. Jangan lupa sebelum pergi menggunakan moda transportasi apapun selalu meminta perlindungan kepada Allah.

Artikel Asli

News Feed