Semarakkan Hari Santri, Tempat Ini Meriahkan Acara Penutupan dengan Undang Krisdayanti

Tanggal 22 Oktober kemarin menjadi peringatan jadinya Hari Santri Nasional. Perayaan ini merupakan penghargaan bersendiri untuk para santri yang telah berjuang melawan kolonial di peristiwa perang yang meletus di Surabaya tahun 1945.

Makanya, Presiden Jokowi mematenkan tanggal tersebut sebagai hari istimewa untuk semua santri dari seluruh Nusantara. Dalam perayaan ini tentu ada banyak sekali kegiatan, dari upacara, lomba gerak jalan, kuliah bersarung, dan lain-lain. Namun, dari semuanya ada yang nyeleneh di salah satu penutupan Hari Santri yang digelar di Turen, Malang, Jawa Timur. Seperti apa kegiatan acara ini? Simak terus ulasannya!

Saat kedatangannya di lapangan Gunung Kembar, Kabupaten Malang, dirinya disambut meriah oleh santri dan tamu undangan yang ada. Yang mencuri perhatian adalah dandanan sang diva yang berbeda dari biasanya. Dirinya dibalut busana muslim putih dipadukan dengan hijab abu-abu. Riasan make-up nya juga tampak bold dan cetar membahana, lengkap dengan bulu mata tebal. Kehadiran Krisdayanti juga didampingi oleh sang suami Raul Lemos ternyata Sahabat.

Sebelum naik ke panggung dan menyanyikan lagu, sang diva yang kerap disapa Mbakyu Krisdayanti ini sempat ikut pemanasan terlebih dahulu. Bersama ribuan santri yang hadir, Krisdayanti ikut senama Goyang Dayung yang dipopulerkan oleh Pak Jokowi saat Asian Games bulan lalu. Fokus kegiatan ini sebenarnya adalah gerak jalan santri bersarung yang merupakan lomba di hari tersebut.

Selain bernyanyi, ia juga tampak memberikan apatah dua patah kata untuk para hadirin. Dilansir dari timesindonesia.com, ia berpesan pada para santri agar tetap menjaga patriotisme bangsa karena hari ini menjadi tonggak para santri millennial tetap menjadi tuntunan agama Islam. Dari Suara.com juga merangkum bahwa Krisdayanti mengatakan hari santri ini sangat mengusung kebangsaan. Hiburan musik ini juga sangat universal. Bahkan, musik melahirkan gerakan yang diprakarsai Jokowi secara spontan bisa menjadi gerakan yang populer. Tak heran jika saat alunan musik mulai terdengar para santri bergoyang dan ikut bernyanyi bersama.

Krisdayanti [Sumber gambar]

Ada banyak komentar netizen dari rangkaian acara di atas. Sebagian kamu hawa pastinya fokus akan riasan KD dan memberikan pujian. Namun, ada juga yang tak setuju dengan rangkaian acaranya. Para netizen mengatakan bahwa tak pantas berjoged dan nyanyi-nyanyi sedangkan momennya adalah Hari Santri. Seharusnya akan lebih bermanfaat bila diisi dengan doa dan zikir.

Kalau menurut sahabat Boombastis.com semua bagaimana? Setuju tidak dengan celetukan netizen yang menyayangkan adanya acara goyang dangdut tersebut? Jika dilihat dari videonya sih, dangdut dan goyangan Krisdayanti di sini bukan yang mengundang dan membuat orang lupa diri. Busana yang digunakan juga sopan dan tidak buka-bukaan.

Artikel Asli

News Feed