Sederet Efek Samping Suntik Putih Bagi Kesehatan, Kenali Sebelum Terlambat, WAJIB BACA

efek samping suntik putih
Sederet Efek Samping Suntik Putih Bagi Kesehatan, Kenali Sebelum Terlambat (foto: closte.com)

Suntik putih atau suntik vitamin C menjadi salah satu cara memutihkan kulit yang dianggap ampuh dan juga praktis.


Namun, sama halnya seperti perawatan kecantikan lainnya, suntik putih juga memiliki sisi negatif dan positifnya. Oleh karena itu, kenali sebelum terlambat!

Secara umum, suntik putih yang dapat mencerahkan kulit belum dapat dipastikan keamanannya. Produk serta metode pemutihan kulit yang dilakukan dengan suntikan cairan khusus ke pembuluh darah ini, dianggap berisiko menyebabkan infeksi hingga cedera yang lebih serius.

Meskipun suntik vitamin C tidak dilarang secara medis. Sebelum Anda memutuskan untuk memilih cara memutihkan kulit yang satu ini, ada baiknya Anda kenali dulu berbagai hal tentang suntik putih.

Sebuah studi yang diterbitkan di International Journal of Aesthetics and Anti-Aging Medicine: PRIME terhadap 283 partisipan etnis Asia menunjukkan peningkatan penampilan kulit yang signifikan setelah menjalani suntik vitamin C sebanyak enam sesi dalam rentang per 7-10 hari.

Satu bulan setelah suntikan vitamin C terakhir, 95,4% partisipan melaporkan kulit kencang dan tidak kering, rona wajah segar, cerah, dan terasa seperti kulit bayi. Hanya sekitar 4,6% yang melaporkan tidak terjadi perubahan apapun pada kulit mereka.

Dengan kata lain, penelitian ini mendukung klaim bahwa vitamin C bisa mencerahkan warna kulit dan meningkatkan penampilan kulit dengan total skor kepuasan partisipan mencapai 5 dari 7 poin.

Namun perlu dipahami, efek suntik vitamin C hanya mencerahkan warna kulit dan mengembalikan rona aslinya, bukan “memutihkan” yang digembar-gemborkan selama ini.

Selain itu, berikut sederet bahaya dan efek samping suntik putih bagi kesehatan tubuh Anda, baik jangka panjang maupun jangka pendek.

Efek Samping Suntik Putih Jangka Pendek


medicalnewstoday.com

Sebagaimana kami paparkan diatas. Sama halnya seperti perawatan kecantikan lainnya, suntik putih juga memiliki sisi negatif dan positifnya.

Dikutip dari berbagai sumber, rata-rata dosis yang dipakai dalam satu ampul 5 ml suntik putih sangat tinggi, mencapai sekitar 1000 hingga 1800 mg (AKG vitamin C dewasa normal adalah 40 mg). Overdosis vitamin C bisa menimbulkan efek samping berbahaya bagi tubuh Anda.

1. Memicu diare

Bagi sebagian orang yang menyuntikan suntik putih bisa saja memicu timbulnya penyakit diare akibat terlalu banyak menyuntikan Vitamin C.

Perut belum tentu dapat merespon dengan baik apa lagi yang memang sensitif terhadap Vitamin C yang berlebihan.

2. Gatal dan iritasi

Gatal dan iritasi yang dirasakan bisa jadi karena efek dari alergi tadi atau efek langsung dari kadar tinggi vitamin C yang masuk ke dalam tubuh. Iritasi biasa terjadi pada titik bekas suntikan.

Selain itu, bagi orang yang sensitif terhadap vitamin C, juga bisa menimbulkan sakit atau kram perut, nyeri dada, erosi gigi, pusing, kelelahan, wajah memerah, sakit kepala, sesak napas, mual, gangguan urinasi, atau muntah.

3. Hormon tidak stabil

Sesuatu yang dimasukan dalam tubuh tentu akan mempengaruhi kerja hormon. Begitu juga dengan suntik putih.

Dampak langsung yang biasanya dirasakan adalah perubahan fungsi tubuh seperti pola tidur dan makan, serta keseimbangan tubuh.

Baca Juga: Ingin Memiliki Kulit Cantik dan Mulus, Ginjal Wanita Ini Malah Rusak. Tenyata Ini Sebabnya

Efek Suntik Putih Jangka Panjang


apotek.co.id

Efek suntik putih jangka panjang tentu saja lebih mengerikan dari sekedar efek samping jangka pendek. Antara lain;

1. Mempengaruhi fungsi ginjal

Suntik putih sebenarnya tidak mengganggu fungsi ginjal pada mereka yang tidak memiliki riwayat penyakit ginjal.

Namun sebaliknya bagi mereka yang memilki riwayat penyakit ginjal suntik putih memiliki efek negatif di mana dapat membuat ginjal tidak berfungsi dengan baik dan memicu kambuhnya batu ginjal akibat Vitamin C yang menjadi kristal-kristal.

Untuk jangka panjang, kemungkinan besar anda juga akan mengalami kerusakan ginjal.

Sebelum menjalani suntik putih, ada baiknya Anda melakukan tes darah terlebih dahulu untuk memeriksa kesehatan ginjal Anda.

2. Mengurangi pembentukan melanin

Suntik putih juga dapat memberi efek negatif karena dapat menghilangkan kadar tembaga yang merupakan kadar pembentuk melanin. Melanin dibutuhkan untuk membentuk jaringan kulit dan meregenerasi sel.

3. Kanibalisme dan Menyerap Zat Nutrisi lain

Suntikan Vitamin C yang berlebih dapat menyerap nutrisi lain dalam tubuh kita. Khususnya zat selenium dan copper yang dibutuhkan oleh tubuh.

4. Kerusakan pada kulit

Karena pembentukan melanin yang tidak sempurna makan berakibat juga dengan kondisi kulit.

Hal tersebut bisa menjadikan kulit rusak dengan berbagai syndrome kulit yang memiliki macam-macam jenis.

5. Merusak Fungsi hati

Bagi penderita gangguan hati seperti penderita liver, suntik putih juga dapat memberi efek negatif terhadap hati.

Dosis yang tinggi ini dapat mempengaruhi sistem kinerja hingga merusak organ ini.

6. Rambut rontok

Bagi sebagaian orang, suntik putih dapat menyebabkan kerontokan rambut yang tidak biasa.

Itu dikarenakan respon tubuh yang menolak adanya tambahan Vitamin C dengan cara disuntik atau dipaksakan untuk masuk.

7. Ketergantungan

Tidak semua yang menjalani suntik putih dapat memperoleh hasil yang maksimal.

Karena tidak maksimal itulah sehingga membuat ketergantungan dan terus ingin diberi asupan Vitamin C agar hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.

8. Bisa menyebabkan kulit belang

Jika hasil tidak maksimal dan gagal, suntik putih akan menyebabkan kulit Anda bukan tambah putih dan cantik tapi justru malah belang-belang.

Pada dasarnya, jika Anda ingin melakukan perawatan kulit dengan metode apapun, alangkah baiknya bagi Anda untuk mengkonsultasikan dahulu pada dokter ahlinya.

Artikel Asli

News Feed