PKS Dukung Penuh Anies Baswedan Lepas Saham Bir

PKS Dukung Penuh Anies Baswedan Lepas Saham Bir

Artikel Terbaru :


Menurut Suhaimi, kepemilikan saham oleh pemprov DKI Jakarta itu bisa dialihkan ke pembiayaan untuk hal yang lebih penting seperti pelayanan masyarakat.

“Lebih baik dialihkan ke hal-hal yang lebih prioritas. Pelayanan masyarakat di bidang perekonomian, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) misalnya, atau di bidang pendidikan, di bidang kesehatan,” tandasnya seperti dikutip CNNIndonesia.com, Selasa (5/3/2019).

Lebih jauh Suhaimi menjelaskan pemerintah semestinya tidak ikut ambil andil dalam memproduksi minuman keras. Hal ini menurutnya dapat menyebabkan pemerintah ikut melakukan upaya dalam merusak generasi muda.

Seperti diberitakan sebeumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, secara gamblang menyatakan menolak rencana pelepasan saham tersebut.

Bagi Prasetio, saham itu tidak akan merugikan Pemprov, malah memberikan keuntungan.

“Di mana salahnya PT Delta itu? Saya berprinsip tidak ada yang merugikan untuk pemerintah daerah, apalagi yang dikatakan setahun dapat (dividen) Rp50 miliar,” kata Prasetyo, Selasa (5/3/2019), seperti dikutip Viva.

Penolakan itu pun membuat masyarakat geram.

“Kita dukung penuh Mas @aniesbaswedan lawan Ketua DPRD DKI dan beberapa anggota DPRD DKI yg menolak penjualan saham perusahaan Bir yg dimiliki Pemda DKI,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak melalui akun Twitter pribadinya, @Dahnilanzar, Selasa (5/3/2019).

Bahkan perlawanan langsung disuarakan oleh Anggota DPD RI Fahira Idris.

“Satu kata.. LAWAN…. ✊????????????,@ katanya melalui akun “fahiraidris, Selasa (5/3/2019).





Berasal dari PDIP, Begini Sikap Ketua DPRD DKI Jakarta Soal Jual Saham Bir

Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Prasetyo Edi Marsudi menyampaikan pendapat yang dinilai aneh terkait kebijakan Anies Baswedan soal penjualan saham PT Delta.

Menurutnya, PT Delta yang memproduksi minuman keras jenis bir tidak merugikan, malah menguntungkan.

“Di mana salahnya PT Delta itu? Saya berprinsip tidak ada yang merugikan untuk pemerintah daerah, apalagi yang dikatakan setahun dapat (dividen) Rp50 miliar,” kata Prasetyo seperti dilansir viva, Selasa (5/3/19).



Prasetyo juga menyarankan Pemrov DKI Jakarta untuk memikirkan ulang kebijakan yang mengundang berkah tersebut. Ia mengaku tidak diajak diskusi, hanya dikirim surat.

“Coba pikirkan lagi, selama saya masih menjadi Ketua DPRD, saya akan berdiskusi. Coba jelaskan apa argumentasinya? Sejauh ini tidak ada (komunikasi), cuma menyurati, enggak saya tidak lanjut,” tegas politisi PDIP ini. [Tarbawia]





Ketua DPRD Jakarta Asal PDIP Tolak Penjualan Saham Bir, Anies Adukan ke Warga DKI





  Ayo  Jalan Terus !  – Ketua DPRD DKI Jakarta dari PDIP Prasetio Edi Marsudi menolak penjualan saham Pemprov di produsen Anker Bir, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut tetap akan menjual saham tersebut.


“Ya kita coba terus. Kita berniat melaporkan itu, kita laporkan kepada rakyat Jakarta bahwa wakil-wakil Anda ingin tetap memiliki saham bir biar nanti warganya juga yang ikut menyampaikan aspirasi,” kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (5/3/2019), seperti dilansir detikcom.

Anies mengaku akan melaporkan anggota Dewan DKI yang menolak penjualan saham produsen Anker Bir kepada warga DKI.

“Kalau menurut warga memang sesuai aspirasi wakilnya, kita akan jalan terus. Tapi kalau warga tidak setuju, sampaikan ke Dewan. Jadi Dewan itu kan wakilnya rakyat ya. Jadi ketika wakil rakyat tidak menyetujui, ya kami lapor ke rakyat,” jelas dia.



“Ini Dewan Anda ingin punya saham bir terus, ingin punya untung dari uang bir,” imbuh Anies.

Gubernur Anies sudah menyurati DPRD DKI pada 2018 untuk menyampaikan rencana penjualan saham Delta Djakarta. Namun surat itu diabaikan Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi.

Setelah suratnya diabaikan, Anies tidak pernah mengomunikasikan lagi rencananya tersebut kepada Prasetio.

“Enggak ada (komunikasi), cuma menyurati, enggak saya tindaklanjuti,” ujar Prasetio, seperti dilansir Kompas.

Prasetio merasa dividen yang didapat dari saham PT DLTA setiap tahunnya bisa menambah APBD DKI.

PT Delta Djakarta merupakan pemegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional.

Pemprov DKI sudah menanam saham di perusahaan itu sejak 1970. Rata-rata, PT Delta menyumbang keuntungan Rp 38 miliar setiap tahun.

Pemprov DKI baru saja menggabungkan kepemilikan saham atas nama Pemprov DKI dan Badan Pengelola Investasi Penanaman Modal DKI Jakarta (BP IPM Jaya) sebesar 26,25 persen.

Penggabungan saham itu menjadi salah satu proses untuk menjual saham Delta Djakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta Riyadi mengatakan, pelepasan saham Pemprov DKI di Delta Djakarta ditargetkan tahun ini.

“Ancar-ancarnya memang tahun ini,” ucapnya.

Namun proses penjualan saham bir ini terkendala Ketua DPRD DKI asal PDIP.







Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News







Artikel Asli

News Feed