Pertama dalam Sejarah APBN, Penerimaan Negara Tembus 100%

Melakoni hubungan asmara tak pernah mudah. Baik sekadar berpacaran, sekalipun sudah menikah. Setiap relasi memiliki dinamikanya tersendiri. Dalam relasi, tak bisa kita selalu mengalah atau terus-terusan egois. Termasuk dalam hal menyampaikan kritik pada pasangan.

Kalau sering mengutarakan pendapat semau kita tanpa memperhatikan perasaan pasangan, hati-hati, ia jadi sakit hati padamu dan enggan mendengar segala komentarmu lagi ke depannya. Kamu tentu tak mau kan diperlakukan demikian?

Biasakan Mengungkapkan Kritik dengan Kata-kata yang Baik dan Bahasa yang Halus, Bukan dengan Berkomentar Sembarangan

Pertama kali yang perlu kamu lakukan yaitu biasakan menyampaikan kritik dengan bahasa yang halus dan kata-kata yang baik. Bukan apa-apa, ini agar dia pun mau mendengar dan tetap merasa dihargai.

Usahakan dengan memelankan suara dan tak usah bicara dengan nada tinggi karena situasi ini rentan membuat pasangan merasa tersinggung. Hanya karena mereka seringnya mengikuti apa maumu bukan berarti mereka tak bisa sakit hati dengan ucapanmu. Bicaralah yang tenang agar kritikan yang kamu sampaikan bisa diterima dengan baik olehnya.

Hindari Membuat Kesimpulan Sendiri Sebelum Bertanya Mengenai Apa yang Sejatinya Sedang Terjadi

Ini sering terjadi pada perempuan yang biasanya lebih dulu membuat kesimpulan tanpa bertanya apa yang sesungguhnya sedang terjadi. Hal ini memicu pasangan jadi tersinggung setelah mendengar kritikan darimu. Memberikan kritik boleh-boleh saja kok tapi pastikan dulu kalau pasanganmu memang melakukan hal yang keliru.

Kalau dia tak terbukti melakukan hal yang kamu anggap salah jangan dulu-dulu menilai atau menyangka mereka melakukan sesuatu berdasarkan asumsimu saja, karena jelas mereka takkan suka dengan apa yang kamu lontarkan.

Perhatikan Waktu yang Tepat Saat Menyampaikan, Jangan Asal Melontarkan Kritik Tanpa Pikir Panjang

Soal timing atau waktu pun perlu kamu perhatikan. Bisa jadi pasangan atau pacarmu sedang dalam suasana hati yang buruk. Entah karena urusan kantor atau urusan lainnya. Oleh karena itu saat hendak memberikan kritik perhatikan waktu yang tepat, jangan ketika dia sedang lelah atau emosi karena pasanganmu jelas akan marah.

Hindari jam-jam setelah pulang bekerja. Berikan kritik saat dia merasa lebih tenang, jangan hanya memikirkan perasaanmu sendiri saja. Kalau kamu mau dihargai mulai sekarang hargailah orang lain, terutama pasanganmu.

Hindari Mengkritik dengan Emosi

Semua hal bila dilakukan dengan emosi cenderung takkan berhasil dan hanya membuat keributan, termasuk saat kamu memberikan kritik padanya. Terlebih saat kamu menyampaikan dengan emosi, bukannya masalahmu selesai yang ada hanya membuat masalah semakin runyam dan puncaknya bisa saja hubungan kalian terancam.

Pikirkan perasaan pasanganmu, kendalikan egomu dan jangan sampai tenggelam dalam emosi karena hanya akan membuat segalanya jadi lebih rumit.

Beri Dia Kesempatan untuk Bicara dan Jangan Hanya Ingin Menang Sendiri

Yang ini juga perlu, kamu harus memberikan dia kesempatan untuk bicara. Siapa tahu dia memang mempunyai alasan sendiri saat melakukan sesuatu yang memancing munculnya kritik darimu. Kalau memang alasannya masih masuk akal tentunya kamu harus menerima itu.

Bukankah hubungan harus dilandasi dengan kerjasama diantara kedua belah pihak? Semua ini demi setiap masalah bisa dihadapi dengan lapang dada dan dapat kalian atasi bersama, bukan?

Artikel Asli

News Feed