Pemuda Patah Hati di Cirebon Nyaris Loncat dari Tower Sutet Usai Iris Nadi

Liputan6.com, Cirebon – Perasaan cinta yang mendalam membuat Rio (21), warga asal Jalan Kembang Kartini, Kota Cirebon, nekat mencoba bunuh diri dengan melompat dari atas tower sutet, Jumat, 7 September 2018.

Dari informasi yang didapat, warga kelahiran Jakarta tersebut diketahui memanjat tower sutet di kawasan Perumnas Rinjani Kota Cirebon.

Aksi Rio tersebut belakangan diketahui lantaran cintanya terhadap warga Beber, Kabupaten Cirebon, terganjal restu orangtua. Dalam aksinya, Rio juga sempat melukai tangan kirinya dengan benda tajam hingga nyaris kehabisan darah.

“Pas saya tanya karena orangtuanya tidak merestui dan di atas korban sudah lemas ingin loncat saja,” kata Irawan Harimurti, warga yang berhasil mengevakuasi korban.

Irawan yang merupakan warga sekitar mengaku tak sengaja melihat seseorang naik ke tower. Secara spontan, dia langsung membawa peralatan tebingnya berusaha menyelamatkan korban.

Dari ketinggian 25 meter, Irawan terus membujuk Rio untuk segera turun. Namun, Rio yang terlihat putus asa hanya ingin melompat dari atas tower sutet.

“Saya lihat sepertinya hampir kehabisan darah karena pas dievakuasi pingsan dan tangannya berdarah bekas sayatan,” ujar dia.

Berbagai upaya dilakukan hingga akhirnya Irawan membujuk Rio untuk menceritakan masalahnya. Selain tidak dapat restu orangtua, Rio mengaku kesal lantaran dituding telah menculik pujaan hati.

Irawan menuturkan, tudingan penculikan tersebut sempat viral di media sosial. Rio mengaku tidak menculik, keduanya saling mencintai.

“Si korban merasa kesal karena tudingan keluarga keluarga perempuan itu dianggap mencemarkan nama baik. Saya tanya korban mengaku tidak menculik,” ujar dia.

Artikel Asli

News Feed