Pasca ‘Menghilang’, Selena Gomez Akhirnya Bangkit dari Keterpurukan

Pada akhirnya, setiap dari kita memang harus memilih. Mau menikah atau hidup sendiri? Tapi, untuk bisa menemukan seseorang yang bisa dijadikan pasangan sekaligus teman jelas tak semudah membalikkan telapak tangan. Belajar untuk bisa menyesuaikan diri, lelah karena sering dikhianati, hingga akhirnya memilih sendiri.

Bertahun-tahun sendiri, berjuang mencari si dia yang sekiranya pas di hati, bahkan keinginan untuk menyerah sering datang menghantui telinga. Sendiri memang tak selalu sepi, tapi ada masa yang juga membuat hati terasa pedih. Tapi, haruskah kita sesedih itu? Bukankah setiap orang telah tercipta sepaket dengan jodohnya? Daripada terus berpikir tentang jodoh yang tak kunjung datang dan membuatmu tertekan. Ada beberapa pengingat yang mungkin bisa membuatmu lebih tenang.

Tak Hanya Dirimu Saja, Diluar Sana Masih Banyak Orang yang Sendiri Juga 

Kami paham, disaat teman lain sudah menjadi suami atau istri, saat ini kamu masih saja sendiri. Melihat mereka sudah hidup dengan keluarga kecilnya, sesekali kamu mungkin merasa iri dan ingin segera seperti mereka. Tapi ingat, diluar sana masih banyak laki-laki atau perempuan yang masih sendiri.

Perjalanan cinta setiap orang itu berbeda, jangan pernah merasa kalau kamu jadi yang paling nelangsa. Daripada lelap dalam sesuatu yang membuatmu sedih, mari pantaskan diri. Kamu tak sendiri, dan tak akan pernah benar-benar sendiri jika kamu bisa mengatasi ketakutan dan rasa sepimu dengan baik dan benar.

Gelisah Itu Wajar, Jangan Terlalu Dikhawatirkan

Umur terus bertambah, keluarga dan kerabat pun sudah terus bertanya. Pelan-pelan pertanyaan “Kapan nikah?” jadi pertanyaan wajib setiap kali bertemu. Diawal-awal kamu mungkin masih bisa merasa biasa, tak terlalu menjadikan hal tersebut sebagai beban. Tapi belakangan hatimu sering gelisah tak karuan. Tak ada yang salah, semua itu adalah sesuatu yang wajar untuk dirasa.

Namun daripada teruse merasa takut atas kegelisahanmu, lebih baik fokuskan diri untuk kemungkinan lain yang bsia menghampirimu. Biar bagaimanapun selalu ada peluang untuk mendapatkan cinta yang tak teduga.

Percayalah, Setiap Kesabaran akan Berbuah Sesuatu yang Besar

Cinta yang baik akan datang pada waktu yang tepat. Tak perlu terburu-buru meski kamu memang sudah lama menunggu. Setiap kali kamu merasa ingin menyerah dan berhenti menunggunya, percayalah akan ada satu masa indah yang sudah disedian-Nya untukmu dan si dia. Sabar memang bukanlah sesuatu yang mudah, tapi kamu harus elalu percaya jika buahnya adalah sesuatu yang indah.

Lika-liku Percintaan Setiap orang Itu Berbeda, Tak Perlu Membandingkan Kisahmu dengan Orang

Membandingkan kehidupan kita dengan orang lain yang terlihat bahagia, sebenarnnya tak ada gunanya. Bukannya membuat kita lebih bahagia, haslnya justru membuat kita semakin merasa lemah. Berpikir bahwa kisah cinta kita jadi yang palng sedih, padahal masih ada orang lain yang mungkin lebih nelangsa lagi.

Tak perlu membanding-bandingkan, toh setiap orang punya kisah dan cerita yang berbeda. Dia yang lebih dulu menikah bukan berarti jadi pemenang, sedangkan kamu yang lebih lama juga tak bisa disebut sebagai sosok yang kalah. Semua hal punya masanya, cukup hadapi ceritamu saja.

Dan Meski Masih Sendiri, Kamu Tetap Bisa Bahagia dengan Caramu Sendiri 

Ingat, tolak ukur bahagia bukan tentang punya pasangan atau tidak. Kamu akan selalu dan selalu bisa berbahagia ada atau tidak ada pasangan. Lakukan hal-hal yang memang kamu senangi dan ciptakan bahagiamu sendiri. Sedih dan kecewa hingga galau selaam sendiri itu adalah sesuatu yang lumrah. Biarkan semuanya berjalan sesuai porsinya. Namun, selama kamu masih sendiri saja. Belajarlah untuk selalu bahagia dengan cara yang kau bisa.

 

 

Artikel Asli

News Feed