Menguak Rahasia Harta Karun Tutankhamun, Firaun Terkaya yang Dielukan Penduduk Dunia

Dari banyak raja Mesir, Firaun yang terkenal adalah sang pembangkang dari zaman nabi Musa. Ia mengakui dirinya sebagai Tuhan dan meminta kepada penduduk Mesir untuk menyembahnya. Nah, ternyata banyak raja yang bergelar Firaun dan dikenal oleh penduduk dunia, salah satunya adalah Tutankhamun.

Tutankhamun merupakan penguasa yang memerintah Mesir pada abad ke 14 sebelum masehi. Sayang, ia tercatat mati muda di usia yang masih 19 tahun. Nah, uniknya para sejarawan menemukan adanya harta karun di makam penguasa Mesir ini. Dari manakah kekayaan tersebut? Seberapa kaya Tutankhamun dulunya? Simak ulasan berikut ini!

Kisah kehidupan masa muda Tutankhamun

Makam Tutankhamun sekarang [Sumber gambar]

Tutankhamun atau lebih sering disapa Raja Tut menjalankan masa pemerintahannya pada abad ke 14 SM. Namun, catatan sejarah mengabadikan jika ia menderita cacat fisik karena lahir dari orangtua yang ternyata kakak beradik. Hal tersebut sudah melalui ‘otopsi virtual’, yang terdiri atas lebih dari 2.000 pemindaian komputer, yang dilakukan secara tandem dengan analisis genetik keluarga Tutankhamun, sesuai lansiran dari liputan6.com. Untuk berjalan, Tutankhamun sendiri menggunakan bantuan tongkat. Hasil penelitian juga mengungkap bahwa ia memiliki kaki yang bengkok, pinggul besar, serta ketidakseimbangan hormon yang bisa membuat ia mati muda.

Penemuan yang banyak diklaim oleh ilmuwan

Klaim penemuan oleh para ilmuwan [Sumber gambar]

Pada 4 November 1922, Arkeolog Howard Carter dan Lord Carnarvon mengklaim bahwa dirinya telah menemukan makan firaun Tutankhamun ini lengkap dengan segala harta di dalamnya. Pencarian keduanya memakan waktu yang tak sedikit, 30 tahun lamanya sebelum akhirnya ia mengumumkan bahwa telah menemukan makam kuno tersebut di King’s valley (lembah para raja). Namun, ada juga yang masih meragukan temuan tersebut. Mereka yang menolak menyebutkan bahwa tak ada bukti dari klaim Howard Carter dan rekannya. Pada 2016 lalu, Menteri Pariwisata Mesir, Hisham Zaazou, mengumumkan hal yang sama bahwa di makam tersebut ada sejumlah harta karun. Ia menyebut bahwa harta dan makam tersebut bisa menjadi sebuah penemuan yang sangat bombastis.

Kutukan yang melekat pada Raja Tutankhamun

Kutukan yang melekat pada firaun [Sumber gambar]

Sejarah mencatat bahwa Howard Carter adalah penemu resmi dari makam ini. Terbukti dengan foto yang ada serta proses pembukaan makamnya. Namun, anehnya makan Tut ini konon mengandung kutukan. Memang sejumlah orang terkait pembukaan makam tersebut satu per satu meninggal dunia. Dengan penyebab yang misterius. Dari penjaga keamanan hingga arkeolog, seperti yang dilansir dari liputan6.com. salah satunya adalah rekan peneliti Howard Lord Carnarvon –sekaligus yang membiayai penelitian ini, meninggal dunia setahun setelah pembongkaran makam kuno itu. Howard juga meninggal 16 tahun setelahnya (1939) karena terkena penyakit kanker.

Artefak dan kekayaan yang ditemukan

Artefak yang ditemukan di makamnya [Sumber gambar]

Tutankhamun adalah sosok raja kaya raya dan berjaya pada masanya. Tak heran jika ia dipuja oleh seluruh penduduk dari berbagai penjuru dunia. Nah, saat makamnya ditemukan, ada sejumlah harta karun yang terbuat dari emas murni ditemukan di sekelilingnya. Karena itulah, artefaknya pernah dipamerkan di California Science Center di Los Angeles, tempat pameran berjudul “King Tut: Treasures of the Golden Pharaoh” yang diadakan pada bulan Maret dan April 2018 lalu. Di antara barang temuan tersebut, ada tongkat yang ia pakai, replika senda, belati yang konon terbuat dari batu meteor,  guci berumur 3.300 tahun, Ushabti (patung penguburan dalam balutan sepuhan emas), serta topeng emas. Tak hanya itu, barang-barang tersebut juga terdapat di Museum Seni Denver di Colorado, AS, Museum Mesir Kairo yang juga menyimpan Sarkopagus-nya.

Walaupun berumur pendek, Tutankahmun tetap orang tersohor yang pernah memimpin peradaban paling besar dunia, Mesir. Namanya tetap dikenang sebagai dewa hidup. Hingga sekarang, lokasi penemuan makam Tutankhamun dilindungi dengan kaca dan dijadikan sebagai tempat wisata di Lembah Para Raja.

Artikel Asli

News Feed