“Masa Makan Nasi di Warung Majalengka Rp 40 Ribu ?”, Ini Kata Netizen

Ngabalin ke Sandi: “Masa Makan Nasi di Warung Majalengka Rp 40 Ribu ?”, Ini Kata Netizen

Artikel Terbaru :

Artikel Menarik Lainnya :








  Ayo  Jalan Terus !  – Saat berkampanye di kawasan Majalengka, Jawa Barat, calon wakil presiden nomor urut dua, Sandiaga Uno, makan siang di sebuah rumah makan bernama Rumah Nini.

Dengan sejumlah menu makanan yang ia pilih, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengaku merogoh kocek hingga Rp 40 ribu. Sandi –sapaan Sandiaga– pun membeberkan menu makan siangnya.

Sandiaga Uno, Majalengka

Sandi makan siang di Majalengka. (Foto: Dok. Tim Sandiaga Uno)

“Ini semua harganya Rp 40 ribu. Saya makan terong, oncom leunca, tahu, telor dadar, dan ini kayaknya daging, dan ikan, ini semuanya Rp 40 ribu. Saya makan di Rumah Nini, yang sudah berdiri sejak 18 tahun lalu. Semoga membawa berkah,” kata Sandi seperti dikutip dari rilis tim media Sandiaga Uno, Minggu (14/10).

Pernyataan sepiring makanan seharga Rp 40 ribu yang dilontarkan Sandi itu rupanya mendapat perhatian Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin. Dengan gaya bicara santai dan ceplas-ceplos khas Ngabalin, ia pun meragukan klaim Sandi.

Sandi, Zulkifli Hasan, Majalengka

Sandi (kanan) makan siang di Majalengka bersama Zulkifli Hasan (kiri). (Foto: Dok. Tim Sandiaga Uno)

“Enggak benar, pasti datanya salah lagi? Jangan-jangan nasi Singapura lagi? Masa, Rp 40 ribu di Majalengka?” ujar Ngabalin kepada kumparan, Senin (15/10).

Nasi Singapura yang dimaksud Ngabalin memang untuk menyinggung perkataan Sandi beberapa waktu lalu. Saat itu, Sandi menilai, makan siang di Indonesia, khususnya di Jakarta, jauh lebih bahal ketimbang di Singapura. Sandi kemudian membandingkan harga sepiring chicken rice atau nasi ayam di Singapura dengan restoran di Jakarta.

Kata Sandi, di Singapura, sepiring chicken rice dibanderol antara SGD 3 hingga SGD 3,5 atau setara Rp 33.000 hingga Rp 38.500 (kurs SDG 1 = Rp 11.000). Sementara di Jakarta, bisa dijual Rp 50.000 per porsi.

Sedangkan, untuk di Majalengka, Ngabalin berkukuh dan betul-betul yakin bahwa pernyataan Sandi tak bisa ia percaya. “Seribu persen enggak percaya, Rp 20 ribu sudah sampai kenyang kalau di Jakarta,” kelakarnya.

Ini Kata Netizen






Kalau makanan yg baik, halal dan bergizi di Majalengka memang segitu harganya.. Pak ngibulin kaalau belum pernah coba makan di Majalengka jangan komen.. lebih baik puasa biar dapat pahala..

Pak Prabowo-Sandiaga its OKE TOP..!!! Tetap Sabar dan Rendah Hati yah pak dalam perjuangan menjadi RI 1

Ya mmg pantas kalimat yg dilontarkan selalu ABAL-ABAL krn cocok dengan namanya. 40 ribu utk makan di Jakarta itu sudah murah apalagi dikawasan perkantoran elit, maklum si ABAL-ABAL ini bkn org kantoran & bkn pula berkantor di kawasan elit jadi selalu inginnya yang murah meriah saja bukan yg bergizi!!

Sy kira ada gk dr pembaca yg mau menjadi perantara tuk ngajak bung Sandi dg ngabalin ke warung Tini srh makan dg menu makan yg sm? Jangan lupa bawa wartawan tv maupun koran tuk menyiarkannya.

betuuul tu sekarang apa apa mahal beli kalau utk sembako,sabar ya bg sandi #ganti presiden 2018#

Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News







Artikel Asli

News Feed