Lieus Sebut Habib Rizieq Pulang, Tanggal 29 Langsung ke Monas

GELORA.CO –  Jika tak ada aral melintang, Imam Besar FPI Habib Rizieq pulang ke Indonesia akhir bulan ini. Hal tersebut disampaikan Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) Lieus Sungkharisma saat berbincang dengan Farhat Abbas, Sabtu (22/9/2018).

Video perbincangan Lieus dan Farhat diunggah di akun Instagram @farhatabbastv226. Di keterangan video tertulis “Farhat VS Lius, HRS gak berani pulang atau ada yg gak berani HRS pulang.”

Lieus merupakan pendukung pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019, sedangkan Farhat Abbas adalah pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Menurut Lieus, sebenarnya Habib Rizieq sudah lama ingin pulang ke Indonesia. Namun keinginannya dihalangi sehingga sampai sekarang belum bisa kembali ke tanah air.

“Kalau pemerintah Indonesia menjaga warga negaranya di luar negeri, tanggal 29 Habib Rizieq akan hadir di Monas bersama tokoh-tokoh,” ucap Lieus.

Sementara Farhat Abbas menilai, sangat janggal jika disebutkan bahwa Habib Rizieq dihalangi oleh pemerintah Indonesia untuk kembali ke tanah air.

Sebab, menurut Farhat, pemerintah khususnya Polri berkepentingan dengan kehadiran Habib Rizieq. Farhat pun meminta pemerintah Indonesia segera memulangkan pentolan FPI tersebut.

“Pada intinya kami pemerintah segera memulangkan atau menjemput Pak Habib Rizieq Shihab karena menurut Habib Haikal dihalangi datang ke sini. Itu menurut saya tidak mungkin karena pemerintah khususnya Polri memiliki kepentingan utama agar beliau pulang,” ucap Farhat.

“Seandainya Bang (Lieus) bisa meminta kepada Habib Rizieq untuk menyatakan akan kembali ke Indonesia, besok kami segera akan jemput. Bukan jemput karena panggilan polisi, tapi ingin adanya kepastian hukum bahwa pak Habib bisa kembali hidup di negeri ini dengan aman dan damai, tanpa ada rasa curiga,” tambah Farhat.

Farhat yakin pemerintah Indonesia tidak pernah menghalangi atau mencegah Habib Rizieq pulang ke Indonesia.

“Kehadiran Habib Rizieq tidak akan dicegah. Justru Polri sangat penting untuk kehadiran beliau, baik dalam pemeriksaan maupun dalam penyerahan SP3 perkara-perkaranya,” kata Farhat.

Pernyataan Farhat langsung dipotong oleh Lieus. Menurut Lieus, keinginan Habib Rizieq untuk kembali ke Indonesia tidak bisa terwujud lantaran dicegah.

“Nah kita buktikan 29 kalau Habib Rizieq hadir di Monas, artinya Bung Farhat Abbas punya upaya berhasil,” tandas Lieus.

Sebelumnya, Penasihat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Habib Haikal Hassan berani sumpah atas nama Allah saat menceritakan soal Habib Rizieq.

Habib Haikal menyebut Habib Rizieq sebenarnya sangat ingin pulang ke Indonesia. Namun, Habib Rizieq justru tak bisa pulang karena ada kekuatan yang menghalanginya.

“Sampai detik ini Habib Rizieq demi Allah ingin sekali pulang, tapi ada kekuatan yang tidak bisa membuat dia pulang. Demi Allah saya bersumpah karena setiap malam saya berkomunikasi,” ujar Habib Haikal saat menjadi narasumber program acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One beberapa waktu lalu.


A post shared by Farhatabbastv (@farhatabbastv226) on

[psid]

Artikel Asli

News Feed