Kisah Lucu Para Atlet Asian Games yang ‘Tertipu’ Makanan Asli Indonesia

Asian Games yang dihelat di Jakarta dan Palembang memberikan banyak sekali momen yang mungkin akan dikenang sepajang masa. Asian Games kali ini lebih dari sekedar  memperebutkan medali masing-masing kategori. Budaya Indonesia yang beragam membuat interaksi para atlet semakin dipenuhi warna.

Ada banyak sekali kejadian lucu yang dialami oleh kontingen dari negara asing. Kejadian ini tentu membuat kita tak kuat menahan tawa karena ‘unik’. Seperti apa ya pengalaman mereka? Yuk, baca terus ulasan berikut!

Tragedi pemain Tiongkok meminum santan

Santan Kara [Sumber gambar]

Di tengah semarak Asian Games, netter dihebohkan dengan sebuah foto atlet asal Tiongkok yang sedang memegang santan dan membawanya layaknya minuman. Foto ini pertama kali diunggah oleh sebuah akun twitter @rlthingy, yang kemudian diretweet dan dibagikan oleh netizen. Foto memperlihatkan seorang atlet yang sedang beres-beres barangnya, di tangan kiri adalah santan kemasan yang bikin warganet salah fokus. Ya, mungkin memang si atlet mengira kalau itu air kelapa muda, karena gambar yang tertera di kemasan memang kelapa hijau segar.

Rawon setan dan Nasi Goreng Gila

Rawon Setan dan Nasgor Gila [Sumber gambar]

Seorang kontingen Asian Games asal Thailand merasa bingung saat hendak memesan makanan di area Jakarta Convention Center (JCC), Komplek GBK Senayan Jakarta. Pasalnya, semua yang tersedia memakai Bahasa Indonesia, seperti pecel lele, soto betawi, sate kikil, rawon setan, nasi goreng gila, sampai tempe penyet. Karena nama menu yang aneh, ia mencoba mencari padanan makanan tersebut dengan mesin pencari google translate. Uniknya, saat dialihbahasakan artinya jadi makin absurd, ada crazy fried rice dan satan’s rawon. Untung ada relawan yang menjelaskan bahwa makanan tersebut tidak seseram namanya. Yakali setan pensiun dan banting setir jualan rawon 😀

Tertipu oleh rasa Bir Pletok

Bir Pletok [Sumber gambar]

Betawi memang tak kalah dari segi kuliner dan makanan khas, hingga sekarang bahkan masih ada minuman yang turun temurun masih dilestarikan, Bir Pletok misalnya. Belum lama ini ada belasan atlet yang merasa tertipu saat mereka mengunjungi Kampung Betawi di Setu Babakan, Jakarta Selatan. Lazimnya setiap yang namanya ‘bir’ rasa yang disajikan kurang lebih akan sama bukan, namun nyatanya mereka terkejut karena tak menemukan sensasi alkohol ketika meminumnya. Rasanya pedas dan seperti meminum obat, seperti kata atlet renang dari Uzbekistan bernama Aleksey Tarasenko, dilansir dari liputan6.com.

Doyan jajan di warung pinggir kali

Makanan di wisma atlet [Sumber gambar]

Walaupun  panitia Asian Games (INASGOC) sudah mempersiapkan berbagai jenis makanan untuk menjaga performa para atlet, nyatanya masih ada dari mereka yang doyan jajan di pinggir kali kemayoran. Meskipun sudah dilarang nyatanya masih banyak mereka yang berkeliaran. Menurut penuturan dari Harry Warganegara Harunsebagai deputi I INASGOC, mereka melakukan hal tersebut karena mungkin bosan dengan menu yang ada, meskipun sebenarnya sudah disediakan variatif. Hmm, ada yang enak kok malah njajan di pinggir jalan ya?

Ya, begitulah cerita unik para atlet yang ‘tertipu’ dengan makanan khas Indonesia. Walaupun begitu, kita patut bersyukur karena ragam makanan tersebut artinya tak bisa ditemukan di negara lain, bukti bahwa negara kita memang kaya kuliner.

Artikel Asli

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed