Kisah Atlet Judo Difabel Berjilbab Miftahul Jannah

Berdasarkan data yang dihimpun Liputan6.com, Senin, 8 Oktober 2018, Miftahul Jannah, atau akrab disapa Miftah merupakan anak anak kedua dari lima bersaudara pasangan Salimin dan Darwiyah.

Miftah mengenyam pendidikan dasar di SDLBN Susoh di Abdya. Ia melanjutkan sekolah tingkat pertamanya di SMPLB Meutuah Jantho Aceh Besar. Tamat SMPLB Meutuah Jantho Aceh Besar, Miftah masuk SLBN A Kota Bandung Jawa Barat.

Gadis kelahiran Aceh Besar 4 Maret 1997 ini menjadi penyandang difabel sejak umurnya 3 tahun. Semangatnya yang begitu besar membuat Miftah menyandang seabrek prestasi.

Di bidang olahraga, Miftah kecil rupanya sudah menunjukkan minat dan bakatnya. Di sekolah dasar, ia banyak menyabet juara dan membawa pulang sejumlah piala.

Menariknya, Miftah kecil lebih dulu jatuh cinta dengan olahraga nonfisik sebelum terjun ke dunia atletik. Ya, Miftah piawai mengolah strategi di atas papan catur.

Kepiawaiannya itu membuat ia menjadi juara di sejumlah ajang catur tingkat sekolah dasar, baik lokal maupun nasional.

Di antara prestasinya itu, yakni, juara I cabor catur O2SN Se-abdya tingkat Dikdas SD umum 2010, juara II cabor catur O2SN PKLK ABK Dikdas Provinsi Aceh 2010.

Selanjutnya, juara I cabor catur OS2N PKLK ABK Dikdas Provinsi Aceh 2011, juara Nasional cabor catur 2SN PKLK ABK 2011, juara I cabor catur O2SN PKLK ABK Dikdas Provinsi Aceh 2012.

Selanjutnya, juara I cabor catur O2SN PKLK ABK 2013 juara I catur split blind chess 2015, juara VI cabor catur O2SN PKLK ABK Nasional, dan seabrek prestasi di bidang catur lainnya.

Di bidang atletik, Miftah menyebet juara di antaranya, juara I lari 100 meter Peparpenas, dan juara I lari 100, 200 meter Peparda Aceh.

Tak hanya olahraga, Miftah juga memiliki ketertarikan di bidang seni. Tercatat, ia pernah menjadi juara III puisi FLS2N Aceh 2008, juara I instrumen gitar FLS2N Aceh 2013, dan juara II penyanyi solo FLS2N Aceh 2014.

Ia juga menunjukkan minatnya di bidang akademik. Di antaranya, dia menjadi juara I OSN PKLK ABK cerdas cermat PPKN Nasional tahun 2014, juara II OSN PKLK ABK MIPA Aceh tahun 2010, dan juara I OSN PKLK ABK cerdas cermat MTK tahun 2011.

Selanjutnya, di bidang IT, Miftah pernah menjadi juara II TIK mengaplikasikan Jaws pada laptop tingkat nasional tahun 2016, juara I TIK mengolah sistem informatika ilmiah dan membuat cipta baca tulis nasional 2017, dan ikut dalam. pembuatan aplikasi game aksesibel penyandang netra di Singapura dan Malaysia 2016.

Selain itu, ia juga mengikuti pertukaran pelajar acces Inggris Amerika – Indonesia 2015, Pelatihan PKH program kecakapan hidup, mengikuti LPIP (lembaga pendidikan Indonesia – Prancis) 2015.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Pihak panitia penyelenggara Asian Para Games 2018 Inapgoc menyatakan, kasus diskualifikasi atlet blind judo Indonesia Miftahul Jannah menjadi masukan dan introspeksi ke depan.

Artikel Asli

News Feed