Khabib Nurmagomedov, Pegulat Muslim yang Berhasil Kalahkan McGregor di Arena UFC

Heboh kemenangan petarung UFC asal Rusia, Khabib Nurmagomedov atas rivalnya yang asal Irlandia, Connor McGregor mencetak sejarah baru. Dilansir dari olahraga.kompas.com, figur pegulat yang dijuluki sebagai “The Eagle” atau Sang Elang itu berhasil mempertahankan sabuk juara kelas ringan UFC dan memperbaiki rekor tandingnya menjadi 27 menang tanpa sekali pun kalah.

Padahal, Connor McGregor yang jadi lawannya tergolong berat dan mempunyai reputasi sebagai juara dunia UFC pula. Sayang, kesombongan petarung asal Irlandia itu akhirnya dibungkam oleh Khabib usai melewati empat ronde pertandingan. Selain dikenal sebagai petarung ganas dan cerdas, Khabib yang seorang muslim ternyata memiliki beragam cerita menarik di luar arena.

Latihan keras bergulat dengan beruang

Mungkin hal ini terdengar menakutkan dan hal yang konyol. Namun tidak dengan seorang Khabib Nurmagomedov. Untuk mengasah nyalinya saat bertarung, ia harus merasakan latihan bergulat dengan beruang. Ya, hewan yang identik dengan negeri Rusia itu menjadi lawannya pada sebuah ritualnya sebagai seorang murid gulat ketika momen hari ulang tahunnya tiba.

Meski dirantai, Khabib yang saat itu masih berusia remaja juga harus berjuang keras menjalani ujian tersebut. Oleh sang ayah, pelatihan itu bukan untuk membuat calon petarung merasa kuat dan sebagainya. Melainkan sebagai test karakter seorang pegulat tentang kesiapannya saat hendak bertanding. Tak salah jika Khabib tak sedikit pun gentar melawan McGregor.

Sosok petarung yang sabar meski kerap diintimidasi

Khabib yang lahir pada tanggal 20 September 1988 di desa Sildi,Tsumadinsky, Dagestan, Rusia, merupakan sosok pegulat muslim yang taat dengan ajarannya. Dilansir dari viva.co.id, Ia kerap berucap “Alhamdullilah” meski hendak ditendang  dan diintimidasi berkali-kali oleh McGregor pada acara timbang badan sebelum keduanya bersua di atas ring.

Tak hanya itu, Khabib juga menunjukan gestur menunjuk dirinya lalu menggelengkan kepala seraya telunjuknya mengarah ke langit. Hal ini bermakna bahwa dirinya bukanlah siapa-siap tanpa adanya kuasa Tuhan yang Maha Besar. Melihat hal tersebut, sontak fans McGregor mencemooh dirinya. Khabib yang tak terpancing emosi, terlihat sabar sembari bersyukur atas pertandingan yang akan berlangsung.

Taat dengan agama dan dekat dengan keluarga

Kemampuan bertarung Khabib yang mumpuni, ternyata tak lepas dari peran sang ayah, Abdulmanap. Sosok kepala keluarga yang pernah berdinas di kemiliteran Rusia dan mantan atlet gulat itu, menjadi pelatih pertama Khabib dan teman-temannya. Dilansir dari bola.com, ayahnya menggunakan lantai rumahnya sebagai lokasi bagi anak-anak di kampung halamannya berlatih agar bisa bergabung timnas gulat Rusia. Di sini Khabib pun turut serta.

Tak hanya mendapat pelatihan gulat secara militer, Khabib juga dikenal sangat relijius dan dekat dengan keluarganya. Dalam video pada akun YouTube Anatomy of a Fighter, terlihat bagaimana dirinya bergegas menunaikan shalat pada saat adzan berkumandang. Selepas ibadah, ia terlihat berbagi makanan dengan keluarga dan sahabatnya. Tampak ia berpose dengan sang ayah, Abdulmanap dan pamannya.

Bersahabat dekat dengan Christiano Ronaldo

Sosok Khabib yang ramah, menunjukan dirinya mudah bergaul dengan siapa saja. Hal ini diperlihatkan saat ia menyaksikan duel Real Madrid Vs Real Sociedad. Di mana Khabib bertemu dengan Ronaldo usai mencetak hattrick bersama Los Blancos. Tak hanya bercakap-cakap, keduanya pun bertukar cinderamata sebagai tanda persahabatan.

Kabhib menerima kostum Ronaldo yang bernomor punggung 7 dengan cetakan namanya. Sebaliknya, pria asal Rusia itu memberikan rambut palsu khas daerahnya yang bernama Papakha. Tak hanya itu, kedua atlet beda cabang olahraga itu juga memamerkan tanda persahabatan mereka lewat foto-foto yang diunggah pada akun Instagram resmi masing-masing.

Prestasi Khabib yang membuat dirinya disegani lawan maupun kawan

Dilansir dari tirto.id, Khabib mencatatkan prestasi yang mentereng saat melakoni berbagai pertandingan di UFC. Memulai debut tarung bebas pada 2008 di Rusia, sukses membukukan juara sebanyak 16 kali tak terkalahkan. Pada 2011, ia resmi dikontrak UFC dan pertandingan perdananya melawan Kamal Shalorus pada Januari 2012. Khabib berhasil meraih sabuk juara kelas ringan UFC setelah ia menang atas Al Laquinta pada ajang yang ke 233.

Hingga akhirnya, pemuda asal Dagestan itu, berhasil menumbangkan mulut besar Connor McGregor yang terkenal angkuh dan suka memprovokasi lawan. Dengan gerakan gulat khasnya yang selama ini menjadi andalan, pria 30 tahun tersebut sukses mengandaskan ambisi “The Notorius” untuk merebut sabuk kejuaraan kelas ringan UFC miliknya. Sebaliknya, Khabib yang keluar sebagai pemenang, berhasil menjaga rekornya yang tak terkalahkan selama 27 kali selama bertanding.

Salut ya Sahabat Boombastis. Selain taat dengan agama dan dekat dengan keluarga, Khabib berhasil menjaga emosinya agar tak larut dalam provokasi McGregor yang berlebihan. Potret seorang petarung yang pantas dihormati bukan hanya karena prestasinya, tapi juga kedewasaanya dalam menyikapi sesuatu yang negatif.

Artikel Asli

News Feed