Katak Biru yang UNIK

MotifViral
Berita Kocak Unik dan Menggelitik

sumber :http://www.acehforum.or.id/hewan-hewan-unik-t6831.html?s=b889ab163becc713204c04930dd80ab5&


Katak berwarna ungu dari genus Atelopus merupakan satu di antara 24 spesies baru yang ditemukan di kawasan Pegunungan Nassau di Suriname.


PARAMARIBO, SELASA – Seekor katak yang tubuhnya berwarna ungu menyala dan sejenis lele yang kerdil dan bermoncong besar adalah di antara 24 spesies baru yang ditemukan di Suriname, Amerika Selatan. Mereka ditemukan selama ekspedisi ilmiah yang berlangsung tahun 2005 lalu.

Setidaknya ditemukan 2 jenis katak baru, 6 jenis ikan, 12 jenis kumbang tahi, 1 jenis semut, dan 3 jenis lainnya yang tidak disebutkan. Seekor katak yang tubuhnya unik dengan warna ungu menyala diperkirakan dari genus Atolepus. Sedangkan sejenis ikan lele yang berukuran panjang 5 centimeter dan besar moncong yang tidak proporsional dengan ukuran tubuhnya termasuk dalam genus Guyanancistrus.

Para ilmuwan menemukan spesies-spesies itu selama ekspedisi yang dilakukan organisasi nonprofit dari AS Conservation International (CI). Jurubicara CI Tom Cohen menyatakan ekspedisi tersebut dilakukan untuk menguak kekayaan hutan rimba dan rawa-rawa di Dataran Tinggi Lely di Pegunungan Nassau yang berada 108 kilometer bagian tenggara ibukota Suriname, Paramaribo.

Dengan adanya temuan-temuan ini, para ilmuwan menyuarakan pentingnya manajemen konservasi yang lebih baik di daerah tersebut. Sebab, di kawasan pelosok yang belum memperoleh status dilindungi itu banyak ditemuai praktik perburuan liar dan tambang ilegal berskala kecil yang mengancam kerusakan lingkungan.

Sampai sekarang belum diketahui apakah penemuan ini berpengaruh terhadap rencana pembukaan tambang bauksit di sana. Sebab, ekspedisi ini sendiri disponsori dua perusahaan tambang, yakni Suriname Aluminium Company dan BHP Biliton Maatschappij, yang akan mengeksplorasi bijih aluminium itu. Namun, menurut CI, kedua perusahaan yang saat ini telah memperoleh hak konsesi penambangan emas dari pemerintah Suriname di kawasan tersebut akan memasukkan hasil ekspedisi dalam studi dampak lingkungannya.

News Feed