Jasad Jamal Khashoggi Diduga Dilarutkan di Cairan Asam, Bagaimana Cara Kerjanya?

Berita hilangnya Jamal Khashoggi seorang wartawan senior Arab Saudi sampai saat ini masih mengundang banyak tanya. Dirinya hilang sejak tanggal 2 Oktober 2018 ketika berkunjung ke Kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. Banyak orang beranggapan jika wartawan tersebut sudah dibunuh dan dimutilasi.

Tapi, hingga hari ini Aparat Turki belum menemukan jasadnya. Padahal mereka sudah menyusuri sumur dan juga hutan untuk mendapatkannya. Nah, seorang Pejabat Turki bernama Yasin Aktay angkat bicara. Ia berpendapat jika jenazah dari sang jurnalis diperkirakan sudah dilarutkan pada cairan asam setelah dimutilasi.

Jamal Khashoggi dilarutkan di cairan asam [Sumber Gambar]

Nah, mungkin para pembaca Boombastis bertanya-tanya tentang hal ini. Ya karena selama ini yang kita tahu cairan asam hanya bisa membuat seseorang keracunan atau sekedar mengalami kerusakan kulit. Tapi jika cairan asam ternyata dapat membuat manusia larut di dalamnya layaknya gula, wah mengerikan juga ya. Lalu bagaimana cara kerja dari bahan kimia tersebut untuk melarutkan tubuh manusia?

Untuk tahap merusak tubuh, biasanya cairan asam yang digunakan adalah HCI atau Asam Hidroklorida. Nah, menurut Mahdi Jufri selaku Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia menyebutkan kalau HCI bersifat korosif atau merusak. Biasanya cairan asam satu ini digunakan untuk pembersih lantai dan juga mengangkat noda kerak. Namun bedanya, jika untuk obat pembersih lantai, kadar HCI yang digunakan cukup kecil sehingga tidak berbahaya bagi manusia.

HCI yang bisa merusak kulit [Sumber Gambar]

Berbeda kalau itu HCI murni, bisa merusak tubuh sekaligus organ di dalamnya. Contohnya saja jika terkena kulit, maka bisa melepuh dan akan semakin parah kalau tidak diobati dengan segera. Sedangkan kalau terkena mata, akan merusak bagian kornea yang bisa menyebabkan kebutaan permanen. Hal ini serupa dengan yang dialami oleh Novel Baswedan.

Selanjutnya kita bahas ke cairan asam yang bisa melarutkan tubuh manusia. Hal ini disampaikan oleh John George Haigh selaku pembunuh yang menggunakan cairan asam untuk melarutkan tubuh korbannya. Dilansir dari laman Slate, kalau Haigh memakai cairan bernama H2S04 sebanyak 170 liter untuk melarutkan enam orang korbannya. Hanya dengan dua hari, semua tubuh korbannya lenyap dan tidak meninggalkan jejak sama sekali.

H2S04 yang bisa larutkan tubuh manusia [Sumber Gambar]

Lalu Raychelle Burks selaku Ahli Kimia dan Asisten Profesor Kimia di St. Edward’s University, Amerika Serikat menuliskan penjelasan bagaimana cairan asam bisa melarutkan tubuh manusia di Chemistry World. Di sana ia memaparkan bahwa beberapa cairan asam dan basa yang bisa melenyapkan tubuh seseorang adalah H2SO4 atau asam sulfat, HCL atau asam klorida, NaOH atau Natrium hidroksida (soda api), dan KOH atau Kalium Hidroksida. Nah, keempat bahan tersebut sangat efektif untuk melarutkan jaringan lunak.

Namun untuk pelarutan tubuh manusia ini memang dibutuhkan keahlian dalam mengerti soal fisika dan kimia. Sebab, harus melalui proses tertentu dan juga tidak mudah. Pada umumnya, teknik yang digunakan bernama hidrolisis. Di mana teknik tersebut menambah beberapa cairan untuk memecah senyawa kimia dalam tubuh manusia. Seperti protein, lemak, karbohidrat dan juga asam nukleat.

Jadi cara itulah yang kemungkinan digunakan untuk melarutkan tubuh dari Jamal Khashoggi. Cukup mengerikan dan berisiko juga bagi si pelakunya. Jika si pelaku kejahatan melakukan kesalahan sedikit terhadap pencampuran bahan kimia tersebut, maka dirinya bisa menjadi salah satu korbannya. Entah kulit yang rusak dan semacamnya. Nah Sahabat Boombastis, artikel ini hanya untuk pengetahuan saja ya. Tidak dianjurkan untuk mencobanya di manapun dan kapanpun.

Artikel Asli

News Feed