“Jadi Presiden Berat, Biar Pak Jokowi Saja”

Cinta Laura soal ‘Kalahkan Prabowo’: “Jadi Presiden Berat, Biar Pak Jokowi Saja”

Artikel Terbaru :


  Ayo  Jalan Terus !  – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto, sempat berkelakar dengan menyebut artis Cinta Laura lebih layak jadi presiden dibanding Prabowo Subianto. Cinta Laura pun menjawabnya. 

Di Twitter, Cinta Laura mengunggah grafis dengan kutipan Hasto. Dia lalu mencuitkan tanggapannya berupa dukungan untuk Jokowi. 

“Jadi Presiden itu berat! Biar Pak @jokowi saja!????” tulis Cinta Laura. 

Sebelumnya, Hasto menyindir kubu Prabowo-Sandi yang mengatakan seorang pemimpin Indonesia harus hebat berbahasa Inggris. Hal itu disampaikan saat berdialog dengan milenial di Wood Stairs Cafe, Way Halim, Kota Bandar Lampung, Minggu, di sela Safari Politik Kebangsaan IX di Provinsi Lampung. 

“Jangan dilihat dari sisi transformasi kebudayaannya. Kemudian, seolah-olah ke-inggris-inggrisan, sehingga tim kampanye Pak Prabowo mengatakan, jadi pemimpin itu bahasa Inggris-nya harus hebat,” kata Hasto, seperti dilansir Antara

Hasto mengatakan, jika parameter seorang jadi presiden adalah kemampuan bahasa Inggris, Cinta Laura lebih cocok jadi presiden dibanding Prabowo. 

“Ya kalau jadi presiden bahasa inggris-nya harus hebat, Pak Prabowo kalah sama Cinta Laura. Cinta Laura saja yang jadi presiden, kira-kira seperti itu. Kalau menjadi presiden diukur dari bahasa Inggris-nya, Cinta Laura jadi presiden, karena lebih baik dari Pak Prabowo pasti,” ujarnya. 
(imk/tor)






Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto, sempat membandingkan Prabowo Subianto dengan artis Cinta Laura. Hal itu dia ungkit ketika membahas masalah bahasa Inggris capres. 

Hasto mengatakan hal itu saat berdialog dengan milenial di Wood Stairs Cafe, Way Halim, Kota Bandar Lampung, Minggu, di sela-sela Safari Politik Kebangsaan IX di Provinsi Lampung. Hasto menjelaskan milenial kerap disalahartikan sebagai sekadar transformasi kebudayaan, seperti kebarat-baratan dan bahasanya keinggris-inggrisan. Hasto pun menyindir kubu Prabowo-Sandi yang mengatakan seorang pemimpin Indonesia harus hebat berbahasa Inggris.

“Jangan dilihat dari sisi transformasi kebudayaannya. Kemudian, seolah-olah keinggris-inggrisan, sehingga tim kampanye Pak Prabowo mengatakan jadi pemimpin itu bahasa Inggris-nya harus hebat,” kata Hasto seperti dilansir Antara




Hasto mengatakan, jika parameter seorang jadi presiden adalah kemampuan bahasa Inggris, Cinta Laura lebih cocok menjadi presiden dibanding Prabowo. 

“Ya kalau jadi presiden bahasa Inggris-nya harus hebat, Pak Prabowo kalah sama Cinta Laura. Cinta Laura saja yang jadi presiden, kira-kira seperti itu. Kalau menjadi presiden diukur dari bahasa Inggris-nya, Cinta Laura jadi presiden, karena lebih baik dari Pak Prabowo pasti,” ujarnya. 


Sindiran soal bahasa Inggris memang pernah ditujukan ke Jokowi. Hal itu berawal dari pertanyaan Jokowi soal unicorn ke Prabowo. Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria, mengatakan Prabowo bingung atas pertanyaan Jokowi soal unicorn. Sebab, kata dia, pelafalan ‘unicorn’ oleh Jokowi hampir mirip dengan ‘unicon’. 

“Nggak jelas itu pertanyaan. Pak Jokowi lupa, Pak Prabowo itu pintar bahasa Inggris, Jerman, Prancis. Sementara Pak Jokowi bahasa Inggris aja masih belepotan,” katanya. 

“Pak Jokowi nggak clear nyebutnya,” imbuh Riza. 




Terima Kasih sudah membaca, Jika artikel ini bermanfaat, Yuk bagikan ke orang terdekatmu. Sekaligus LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya  @Tahukah.Anda.News







Artikel Asli

News Feed