Jadi Ibu yang Sedang Menyusui, Aura Kasih Malah Terima Pelecehan Seksual

Sebelum yakin untuk berani melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan, beberapa orang justru menyudahi hubungan meski sudah lama berpacaran. Perpisahan memang bisa terjadi kapan saja, tapi untuk kita yang bepisah sebelum menikah, sakit hati dan kecewa selalu jadi rasa yang sulit dihalau dari dada. Terpuruk karena terluka, menahan pilu karena dibuat kecewa. 

Tapi tak perlu sedih berlama-lama, semua yang sudah terjadi adalah bagian dari rencana Allah. Bagaimana kita akan bertemu seseorang, berpisah dan saling meninggalkan, hingga akhirnya bertemu lagi dengan dia yang jadi jodoh di masa depan.

Jadikan perpisahan ini sebagai pembelajaran, agar tak lagi terjebak dalam kubangan yang sama di kehidupan yang akan datang. 

Patah Hati Bukanlah Akhir dari Segalanya, Mari Berbenah Diri untuk Hati Baru yang Akan Datang Tanpa Diminta 

Sedih dan kecewa mungkin akan membuat hati terluka. Tapi terus tenggelam dalam patah hati bukanlah jalan keluar dari masalah. Walau harus diakui, perpisahan itu mungkin membuatmu terpuruk. Untuk itu lepaskan semua hal yang masih membuatmu marah, keluarkan semua kekesalan yang selama ini jadi beban dalam kepala. Tapi setelah itu, berjanjilah untuk bangkit dan berjalan lagi. 

Tata hatimu lagi, hilangkan semua kekesalan dan tanggalkan semua bayang-bayang akan mantan. Siapkan diri untuk bertemu orang baru lagi, setelah itu kamu bisa memilih, siapa dia yang layak kau jadikan kekasih. 

Dia Sudah Pergi dan Melupakan Janji, Kau Pun Harus Berani untuk Berjalan Sendiri 

Memang menyakitkan harus berpisah setalah lama berpacaran. Harus belajar untuk melupakan semua kenangan dan cerita yang pernah terjadi. Semua perlakuan baik yang selama ini kamu terima, kini tak lagi ada. Cobalah pikirkan lagi, dia yang sudah pergi tak perlu diharapkan atau dipikirkan lagi. 

Jika ia dengan tega memutuskan untuk pergi dan meninggalkan dirimu, kamu pun harus berani berjalan meski tanpa dia di sisimu. Tak ada yang perlu kamu takutkan, semua bayang-bayang bahagia itu akan hilang jika kamu berani untuk mulai melangkah lagi. 

Karena Setiap Cerita Selalu Punya Makna yang Berbeda-beda

Berpisah beberapa saat sebelum ingin menikah memang jadi sesuatu yang sulit dilupa. Tapi setiap persoalan dan kesedihan punya makna untuk kehidupan. Dari cerita cinta ini kamu akhirnya belajar bagaimana caranya berjuang, tak lagi meletakkan percaya pada sembarang orang, dan lebih teliti untuk melakukan segala hal. 

Awalnya mungkin sakit, bahkan terasa sulit. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, kamu akan belajar untuk memahami semua sakit hatimu. Mencari makna dibalik perpisahan dengan si dia, hingga akhirnya bisa melihat bahwa bisa jadi ini adalah jalan terbaik untuk hubungan. 

Hidupmu Bukan Hanya Tentang Dia, Banyak Hal Lain yang Lebih Bermakna

Hidup yang kau jalani bukan hanya tentang pasangan, ada banyak hal yang juga penting untuk kamu pikirkan. Melanjutkan kehidupan, mewujudkan mimpi yang belum kesampaian, dan berbahagia dengan orang-orang yang mencintaimu tanpa syarat.

Nah, daripada menghabiskan waktu untuk terus dilindung perkara sakit hati. Lebih baik maksimalkan waktu untuk hal-hal yang lebih penting lagi. Kekasih bisa dicari, tapi waktu tak bisa berhenti. 

Dan Perpisahan Ini Boleh Jadi Agar Kamu Tak Semakin Terluka

Walau sudah berharap untuk bisa bersama selamanya, takdir dari sang pencipta selalu jadi penentu untuk semuanya. Bermimpi untuk bisa menikah, tapi kita justru berpisah sebelum melangkah ke sana. 

Sedih memang, bahkan kadang kita berdoa agar tak sampai ke sana. Tapi semesta punya kuasa untuk membolak-bolakkan hati setiap manusia. Dan apa yang kita anggap baik, belum tentu baik untuk kehidupan kita. Maka perpisahan yang terjadi beberapa waktu sebelum menikah bisa jadi ajang untuk menyelamatkan kita dari luka yang lebih parah. 

Lapangkan hati untuk menerima semua yang sudah terjadi, biarlah perpisahan ini jadi pembelajaran untuk diri. 

https://gobagi.com/jadi-ibu-yang-sedang-menyusui-aura-kasih-malah-terima-pelecehan-seksual/

News Feed