Ini Tips dari Presiden Jokowi Agar Sertipikat Tanah Berfaedah

Presiden Jokowi saat menyerahkan sertifikat tanah

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tips kepada masyarakat yang berniat “menyekolahkan” sertifikat hak atas tanahnya ke bank. Menurut Presiden, rakyat harus berhati-hati betul dalam menyekolahkan sertifikat tanahnya.

“Dihitung dulu bisa nyicil tidak setiap bulannya, bisa mengangsur enggak setiap bulannya,” terang Presiden dalam sambutannya saat menyerahkan 3500 Sertipikat Tanah Untuk Rakyat untuk Masyarakat Kabupaten Bekasi di Jababeka Convention Center, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/1/2019) sore seperti termuat dalam keterangan resmi.

Menurutnya jika hitungannya tidak sesuai, maka jangan dipaksakan pinjam ke bank, tapi kalau hitungannya sesuai, silakan.

“Mau usaha jual toko bangunan, silakan. Mau dipakai untuk usaha buka toko kelontong silakan. Mau dipakai untuk membuat penggilingan padi silakan. Mau dipakai untuk apapun silakan, tetapi yang produktif,” lanjutnya.

Ia menyarankan kalau dapat uang dari bank agar digunakan seluruhnya untuk modal usaha, untuk modal kerja, untuk modal investasi.

“Jangan diambil sedikitpun untuk membeli barang-barang kenikmatan. Jangan dulu. Beli mobil tunda dulu, beli sepeda motor tunda, dulu beli TV tunda dulu, beli kulkas yang gede tunda dulu. Semuanya gunakan untuk modal usaha, untuk modal kerja, untuk modal investasi,” tutur Kepala Negara.

Selain itu Presiden Jokowi juga menjelaskan alasan mempercepat pembagian sertifikat.

Hal ini kata Presiden, karena setiap dirinya pergi ke daerah, ke kampung atau ke desa yang dikeluhkan masyarakat selalu soal sengketa lahan dan sengketa tanah. Sebab kata Presiden rakyat tidak memiliki tanda bukti hak hukum atas tanah yang dimiliki.

“Sertifikat ini adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki,” kata Presiden Jokowi sambil mengangkat satu sertifikat.

Kalau sudah pegang sertifikat, lanjut Presiden, tidak ada lagi orang yang mengklaim atas tanah yang dimilikinya karena di sertifikat itu ada nama desa, luasnya, ada semuanya.

Artikel Asli

News Feed