Guru yang Ditantang Siswanya di Gresik, Dapat Ajakan Umrah dari Perusahaan Pasar Modal

Sudah banyak perempuan yang jadi korban keganasan kanker serviks. Bahkan Yayasan Kanker Indonesia sudah menyatakan bahwa kanker serviks merupakan penyakit pembunur nomor satu bagi perempuan di Indonesia. Untuk memberantas penyakit yang satu ini memang bukan hal yang mudah, namun tidak menutup kemungkinan juga kesembuhan bisa di dapatkan.

Berikut ini adalah 10 fakta mengenai kanker serviks yang perlu kamu ketahui sedini mungkin.

1. Kanker serviks disebabkan oleh HPV

HPV yang menyebabkan kanker serviks sangat mudah menular melalui kontak fisik dan hubungan seks atau melalui lingkungan yang tak higenis. HPV atau Human Papilloma Virus merupakan pemicu utama kanker serviks. Untuk itu, jagalah selalu kesehatan dan kebersihan miss v-mu ya.

2. Gejala yang Sering Muncul Yaitu Nyeri Panggul, Punggung Bagian Bawah dan Keluar Cairan yang Tak Wajar dari Vagina

Jika kamu merasakan sakit yang cukup akut di bagian perut dan punggung bagian bawah kemudian juga bagian tungkai kaki atas dan panggul, jangan menganggapnya remeh. Terlebih jika rasa sakit yang kamu rasakan kerap datang dan pergi tiba-tiba. Cairan yang tak lazim dengan jumlah tak wajar dan bau tak sedap dari vagina juga harus kamu curigai.

3. Indikasi Lain: Timbul Rasa Sakit Saat Berhubungan Seks atau Terjadi Pendarahan pada Vagina Setelah Seks

Indikasi lain yang menunjukkan kemungkinan adanya kanker serviks adalah adanya rasa sakit atau tak nyaman saat melakukan hubungan seks. Terlebih jika kamu selalu mengalami pendarahan setelah melakukan hubungan seks dengan pasangan.

4. Hati-hati dengan Pendarahan Saat Menstruasi, di antara Masa Menstruasi Maupun Setelah Menopause

Kamu harus jeli dalam memperhatikan pola menstruasimu. Jika siklus menstruasimu sering berantakan dan tidak teratur,kamu perlu lebih waspada. Pendarahan setelah menopause juga patut kamu waspadai.

5. Semakin Muda Usia Saat Melakukan Hubungan Seks Pertama Kali, Risiko Kanker Serviks Semakin Tinggi

Kanker serviks rentan dialami oleh perempuan yang melakukan hubungan seks di usia muda. Semakin muda perempuan melakukan hubungan seks pertama kali, maka akan semakin tinggi pula risiko terkena penyakit yang satu ini. Biasanya virus penyebab kanker ini bisa berinkubasi dalam kurun sekitar 10 tahun sehingga akan diketahui keberadaannya setelah usia dewasa.

6. Orang yang Terlalu Sering Melahirkan, Merokok atau Kekebalan Tubuh yang Rendah Cukup Rentan Terkena Kanker Serviks

Program keluarga berencana sebenarnya bukan hanya untuk mengontrol jumlah penduduk di Indonesia, melainkan juga mengurangi risiko kanker serviks pada para ibu. Perempuan yang terlalu sering melahirkan dapat berisiko terkena penyakit ini. Tak hanya itu, perempuan yang merokok, memiliki daya tahan tubuh atau terdapat faktor keturunan juga bisa mengidap penyakit kanker serviks.

7. Tua Muda Bisa Jadi Sasaran Empuk Kanker Serviks

Jangan pernah menganggap kanker serviks hanya akan menyerang orang-orang yang sudah berumur saja. Perempuan yang masih tergolong sangat muda pun bisa mengidap penyakit ini. Kanker serviks tak pernah mengenal usia dalam memilih korbannya.

8. Risiko Kanker Serviks Bisa Dikurang Hingga 5 Kali Lipat dengan Melakukan Pemeriksaan dan Pap Smear Secara Rutin

Jangan pernah malas untuk melakukan pemeriksaan dan pap smear secara rutin. Hal ini bisa menekan risiko kanker serviks hingga lima kali lipat. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui sedini mungkin kondisi kesehatan alat reproduksi dan pencegahan sebelum virus HPV menghampiri.

9. Kanker Serviks Juga Dapat Dicegah dengan Melakukan Vaksin HPV

Selain melakukan pemeriksaan rutin dan pap smear, kamu juga perlu melakukan vaksin HPV. Vaksin ini bertujuan untuk membantu tubuh lebih kebal dari serangan kanker serviks. Vaksin ini idealnya diberikan semenjak perempuan berada di usia remaja atau pre-pubertas.

10. Menjalani Gaya Hidup yang Sehat Membantu Mencegah Kemunculan Sel Kanker dalam Tubuh

Fakta terakhir adalah kamu harus menjalani gaya hidup yang sehat jika tak ingin mengidap penyakit berbahaya. dengan menjaga pola makan, asupan gizi dan gaya hidup sehat lainnya, setidaknya kamu bisa mencegah kemunculan sel kanker dalam tubuhmu. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan kehidupan seksualmu. Jangan sampai bergonta-gonti pasangan karena hal itu justru bisa menjadi penyebab kehadiran virus HPV yang berbahaya untuk tubuhmu.

Artikel Asli

News Feed