Film After : Menjadi Dewasa dengan Kisah Cinta yang Indah

Meski bergenre young-adult, yang biasanya jadi genre yang cukup sensitif di Indonesia. Faktanya, film ‘After’ yang juga jadi salah satu film drama romantis tahun ini akhirnya tayang juga di tanah air.

Yap, film yang diadaptasi dari sebuah novel Wattpad populer karangan Anna Tood ini, konon merupakan sebuah fan fiction dari salah satu personil One Directions, Harry Styles. Diperankan oleh Hero Fiennes Tiffin sebagai Hardin Scoot dengan Josephine Langford sebagai Tessa. Selain pemeran Hardin yang memang tampan, kamu akan ikut merasa merona setiap kali melihat ekpresi sang Tessa sepanjang cerita.

Sumber : Instagram.com/annatodd

Bercerita tentang Tessa, yang diperankan Josephine Langford, seorang perempuan muda yang baru menjadi mahasiswa dan harus tinggal di asrama kampusnya. Bertemu Steph (Khadijha Red Thunder) yang menjadi teman sekamarnya. Kemudian dari Steph, Tessa berkenalan dengan beberapa sahabat Steph, dan Hardin adalah salah satunya.

Datang dari latar belakang pergaulan yang berbeda dengan teman sekamarnya, suatu kali Steph mengajak Tessa untuk ikut ke pesta yang di adakan di rumah Hardin. Disana, ia terjebak untuk ikut bermain truth or dare yang berakhir dengan Tessa yang harus melakukan dare untuk mencium Hardin.

Merasa tak mau mengecewakan Ibunya yang selalu menjaga dirinya dari pergaulan tak benar. Permintaan tersebut jelas ditolaknya, walau dari ekspresi wajah Tessa sebenarnya ada rasa untuk memenuhi tantangan yang diterimanya.

Nah, sebagai lelaki tampan nan cool yang selalu berhasil memikat hati perempuan. Hardin merasa tertantang untuk menakhlukkan hati Tessa. Lalu seperti yang kita semua bisa tebak, Tessa akhirnya luluh dan jatuh hati pada Hardin. Tapi tunggu dulu, scene lain yang justru memancinng emosi penonton adalah kejadian lain selepas mereka menikmati waktu berdua di sebuah tempat yang konon adalah tempat kesukaan Hardin.

Disatu sisi, Tessa merasa cukup bahagia dengan hubungannya dengan Noah yang konon adalah teman kecil yang sudah menemani ia dalam susah dan duka. Namun juga merasa bahagia setiap kali ada Hardin di dekatnya. Serupa dengan Tessa, sebagai sesama perempuan. Saya cukup deg-degan ketika Tessa harus menentukan cinta mana yang akan tetap ia perjuangkan.

Fakta lain yang mungkin harus disadari, bahwa lelaki bertampang Bad Boy memang kerap memenangkan hati perempuan. Tapi untuk kali ini, Tessa memilih Hardin bukan hanya karena kepopuleran dan wajah tampannya saja. Ada satu sisi dari Hardin yang Tessa rasa berbeda ketika mereka berdua, yang orang lain tak bisa lihat darinya.

Tapi bukan cinta namanya jika tak ada ombaknya. Hubungan mereka pun harus melalui beberapa ujian yang menggogahkan kepercayaan. Meski akhirnya keduanya saling sadar, walau ada kebohongan yang tadinya disembunyikan. Keduanya paham, bahwa mereka masih saling cinta dengan porsi yang tetap sama. 

Selain kisah romantis dari Tessa dan Hardin, hal lain yang patut diapresiasi adalah scene selipan yang memperlihatkan kasih sayang seorang ibu dari Carol Young (Selma Blair) untuk Tessa. Yang meski sudah dibuat kecewa oleh sang anak karena lebih memilih kekasihnya dan tak mendengar nasihatnya. Carol sadar bahwa putrinya memang sudah dewasa dan berhak untuk menentukan pilihannya. Carol tetap menyanyangi Tessa, begitu pula dengan Tessa yang akhirnya menyadari kesalahannya dan datang untuk meminta maaf kepada ibunya.

Alur dari ceritanya cukup sederhana tapi sangat relatable dengan kisah cinta dari peralihan remaja menuju bangku kuliah. Dengan catatan, mungkin kita tak sebebas mereka dalam hal kontak fisik yang memang menampilkan beberapa scene ciuman dan adegan ranjang ala budaya barat.

Nah untuk kamu yang memang suka film dengan genre romantis, film ini sudah tayang sejak 16 April 2019 lalu dan bisa kamu saksikan di bioskop kesayangan. Dengan catatan, kamu sudah 17 tahun ya.

https://gobagi.com/film-after-menjadi-dewasa-dengan-kisah-cinta-yang-indah/

News Feed