Demi Melacak Ratusan Penguntit, Taylor Swift Pakai Teknologi Pemindai Wajah Saat Konser

Punya banyak teman pertanda kamu harus mengerti dan memahami sifat masing-masing temanmu. Bukan hanya sifat atau karakter positif, seringkali kita justru terjebak pada pertemanan yang menyebalkan lantaran karakter negatif yang dimiliki oleh teman kita. Salah satu yang cukup menyebalkan adalah tipikal teman yang suka menyimpan kesalahan orang lain alias si pendendam. Di depan kita, ia cukup bilang tidak apa apa. Namun di hatinya, ia mengingat terus kesalahan kita.

Perlu cara khusus menghadapi teman dengan karakter pendendam ini. Hati-hati lho, ada tipikal teman yang marah, namun tidak memberi tahu alasannya mengapa mereka marah. Paling parah adalah mereka yang menyimpan dendam selama bertahun-tahun lamanya. Tujuannya simpel, ia ingin menghukum orang tersebut dengan dendam dan amarahnya. Kamu tak mau terjebak dengan tipikal teman semacam ini kan?

Tak Usah Gengsi Meminta Maaf Duluan, Menghadapi Orang Pendendam Jangan Utamakan Ego ya Kawan

Jika memang bersalah, maka kamu wajib bertanggung jawab. Namun jika kita merasa tidak bersalah, namun ia bersikukuh kita melakukannya, pastikan dia tahu bahwa kita mengerti dengan cara pandangnya itu.  Katakan juga kepadanya bahwa kita tidak pernah berniat untuk membuat masalah dengannya. Tunjukkan ketidaknyamanan kita dengan situasi itu.

Dengan meminta maaf, setidaknya kamu berusaha untuk meredam amarah dan mencegahnya dendam terhadap kesalahanmu.

Tanyakan Padanya Apa yang Harus Kamu Lakukan demi Memperbaiki Hubungan

Ada lho tipikal orang yang enggan menerima permintaan maaf tanpa itikad apa-apa. Setulus apapun maaf yang kita ucapkan, pasti tetap kurang di matanya. Kalau kamu tak sengaja terjebak pada situasi sukar dimana kamu melakukan salah namun permintaan maafmu tak diterima, mungkin coba untuk menanyakan padanya, adakah hal yang harus dilakukan agar dia benar-benar melihat ketulusan hati kita.

Penting, Jangan Posisikan Diri Kita Sebagai Pendendam

Jangan pula akhirnya kita yang menjadi terpuruk karena sifat pendendamnya yang buruk.

Kita harus lebih realistis menghadapi situasi seperti ini. Namun jangan pula mengabaikannya. Si pendendam biasanya memiliki banyak korban yang disalahkan. Ingatkan dia betapa banyaknya orang yang mengalami kerugian karena sifatnya.

Kalau perlu Cari Dukungan dari Orang Lain

Mencari bantuan pada orang lain bukan berarti membicarakannya dari belakang. Namun sejatinya karena kamu benar-benar butuh dukungan positif dari orang lain yang mau membantu kita untuk mengatasi hal ini.  Tanyakan saran dan dukungan positif dari orang lain semisal orangtua atau sahabat terdekatmu untuk membantu kita.

Jangan Terlalu Berkeras, Banyak Hal dalam Hidup ini yang Tak Bisa Kita Ubah

Ada kalanya tidak bisa menghadapi orang-orang yang menyimpan dendam. Jangan mau terpuruk dengan hal tersebut dan jangan pula terlalu banyak berharap.  Sebab dendam adalah bukan saja soal kesalahan yang telah kita lakukan. Problem utamanya ada pada diri si pendendam itu. Untuk memperbaiki hubungan, kedua belah pihak harus saling membuka diri. Kalau dirinya masih saj atidak bisa terima, sebaikknya atur jarak saja.

Artikel Asli

News Feed