Begini Cara Driver Ojol di Tegal Gagalkan Percobaan Bunuh Diri di JPO

Begini Cara Driver Ojol di Tegal Gagalkan Percobaan Bunuh Diri di JPO

Motifviral.com — NIAT Khalisa Putri Handayani (24) bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan penyeberangan orang (JPO) menggegerkan warga Kota Tegal, Jawa Tengah.

Aksi itu dia lakukan di Jalan Mayjen Sutoyo sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (19/12). Melihat kenekatan wanita itu, sejumlah driver ojol di Tegal berupaya menggagalkannya.

Aksi heroik mereka terekam kamera ponsel netizen yang kemudian membagikan videonya sehingga viral di medsos.

Satu di antara driver ojol tersebut adalah Kris Santoso (26).

Perlu diketahui, basecamp para ojol ini memang dekat dengan jembatan tersebut. Kris kali pertama melihat wanita itu hendak terjun, sudah berdiri di besi tepi jembatan yang kecil.

“Banyak warga yang teriak-teriak cemas melihat wanita itu. Akhirnya para drivel (ojol) mencoba menolong,” ucapnya, melansir Tribun Jateng.

Ternyata ketika hendak menolong, para driver ojol justru dilempari oleh wanita tersebut.

“Dia lempar botol mineral, terus lempar batu kerikil, juga sandalnya ke arah driver. Ada 7 driver yang mencoba menolongnya,” ucapnya.

Para driver dan polisi tetap berusaha mencoba membujuk Khalisa mengurungkan niat bunuh diri tersebut.

Akhirnya, seorang driver teman Kris menawarkan roti manis. Kebetulan saat kejadian itu, dia sedang membawa orderan customer (Cs) berupa roti.

“Perempuan itu mau ketika akan dikasih roti dan air mineral. Saat itu, langsung ditangkap dari satu hingga beramai-ramai dan merangkulnya untuk dibawa turun,” terangnya.

Saat dibawa turun dengan cara digotong, Khalisa terus meronta-ronta minta diturunkan. Driver pun membawanya ke Pos Polisi Maya yang berada di dekat lokasi kejadian.

“Dia ngomongnya dari Jakarta. Enggak tahu stres atau bagaimana, tapi saat bicara ngomongnya tidak lancar,” imbuh Kris.

Kapolsek Tegal Barat, AKP Sugeng, mengungkapkan wanita tersebut berada dalam kondisi mental baik.

“Enggak stres, dia ke Tegal katanya mau nemuin pacar. Pacar tidak ketemu dan kehabisan uang, jadi dia mau bunuh diri,” ungkapnya.

Perempuan ini kemudian diketahui warga Merak, Banten.

AKP Sugeng pun memberi sejumlah uang dan perbekalan bagi Khalisa. Dia meminta wanita tersebut untuk pulang ke kampung halamannya.

“Setelah dikasih uang, dia pun mau pulang. Mungkin karena kehabisan uang jadi dia tidak punya pikiran lagi mau ngapain. Akhirnya berbuat nekat seperti itu. Tadi juga dikasih celana jins dan sudah pulang setelah kami antar ke terminal,” Sugeng menambahkan. (Alz)

Artikel Asli

News Feed