Andre Taulany Punya Jawaban Tersendiri Saat Ditanya Poligami

Vokalis band Seventeen, Riefian Fajarsyah atau Ifan mengatakan jika dirinya berencana menggarap film dokumenter mengenai perjalanan grup bandnya. Ide itu tercetus setelah ia menemukan kartu memori kamera milik mendiang drummer Seventeen, Andi, yang berhasil diselamatkan. Isinya adalah foto dan video kenangan terakhir mereka sebelum menjadi korban bencana Tsunami di Tanjung Lesung, Banten.

“Dan ternyata masih banyak video serta foto yang luar biasa didalam memory card tersebut. Foto dan video kenangan kebersamaan terakhir keluarga Seventeen. InsyaAllah semua foto dan video tersebut akan kami hadirkan didalam FILM DOKUMENTER PERJALANAN SEVENTEEN,” tulis Ifan di keterangan foto yang diunggahnya di Instagram. Ia berharap agar film dokumenter yang mengenang kepergian Bani, Herman, Andi, bahkan istri Ifan, Dylan Sahara dapat segera rampung.

“Bismillah semoga dilancarkan proses film ini demi kenangan kebersamaan kami bersama, termasuk aku dan istriku @dylan_sahara,” tutup Ifan.

Sebagai informasi, film dokumenter itu akan disutradarai oleh Upie Guava. Ia dikenal sebagai sutradara video musik sejumlah musikus Indonesia, di antaranya klip video D’masiv, Rossa, Nidji, Slank, Ungu, Afgan, Vidi Aldiano, dan lain-lain. Sejak 2002 hingga sekarang, Upie sudah menghasilkan lebih dari 150 video musik di Indonesia dan memenangkan beberapa penghargaan. Sebelumnya, Seventeen menjadi korban dari bencana tsunami di Tanjung Lesung, Banten, pada 22 Desember 2018 lalu.

Saat itu, Seventeen tengah manggung dan baru saja membawakan lagu kedua. Dari semua personel, hanya Ifan sang vokalis yang berhasil selamat. Selain kehilangan kehilangan tiga rekan satu band-nya, Ifan juga kehilangan istrinya dalam peristiwa itu.

Artikel Asli

News Feed