6 Fakta Pegawai Tewas Tergiling Mesin Penghancur Limbah Plastik, Saksi Mata Lihat Hanya Bagian ini yang Tersisa

 

Foto hanya ilustrasi

MANAberita.com — SEORANG pegawai pengolahan limbah plastik PD Laju Mandiri tewas setelah tubuhnya masuk ke dalam mesin pencacah plastik.

Pabrik pengolahan plastik tersebut bernama PD Laju Mandiri berada di Kampung Cisalak, RT 02/04 Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Korban bernama Sariman (36) tewas dengan kondisi tragis, di mana tubuhnya sudah tak utuh lagi, hanya menyisakan kakinya saja.

Saat kejadian, korban diduga mengantuk saat bekerja sehingga tubuhnya terperosok masuk ke dalam mesin pencacah plastik.

Rekannya, Ahmad dan Ahyat mengaku tak bisa mendengar teriakan korban karena suara mesin pencacah plastik terdengar sangat kencang. Mereka pun masih merasa trauma karena masih tak menyangka rekan kerjanya tewas dengan cara yang tragis.

Pemilik pabrik pun terancam dipidana akibat insiden mengerikan ini.

Berikut lima fakta soal tewasnya Sariman, pegawai pengolahan limbah akibat tergiling mesin pencacah lastik.

Kapolsek Bantar Gebang Kompol Siswo membenarkan peristiwa tersebut, kejadian terjadi pada Kamis, 17 Januari 2019 kemarin sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban tewas dengan luka parah disekujur tubuhnya akibat tergiling mesin penghancur plastik yang ada di tempat kejadian.

“Hampir sekujur tubuhnya masuk ke dalam mesin penghancur plastik, hanya tersisa kakinya,” kata Kompol Siswo.

Siswo mejelaskan, korban diketahui merupakan pekerja baru di tempat pengepulan limbah plastik.

Dugaan sementara, korban tewas lantaran terpeleset saat bekerja pengoperasian mesin tersebut.

Peristiwa mengerikan itu baru ketahuan ketika rekan korban mendengar suara mesin pencacah plastik macet.

“Seorang teman kerjanya yang bekerja pada saat kejadian curiga mesin karena ada sura macet pada mesin, ketika dilihat ternyata rekan kerjanya itu sudah mengalami kecelakaan,” kata Siswo.

Korban mengoperasikan mesin penghancur plastik seorang diri, posisi korban bekerja ada di bagian atas, sedangkan rekan kerja yang lain berada di lantai bawah.

“Dugaan sementara korban terpeleset karena mengantuk saat bekerja, kita juga sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara),” jelas dia.

Next… Saksi mata sampai

Artikel Asli

News Feed