4 Fakta Silat yang Kali Ini Mau Diklaim Malaysia, Apakah Akibat Kalah di Asian Games?

Aksi klaim yang dilakukan Malaysia pada Indonesia sudah sering kali terjadi. Mulai dari kebudayaan Reog Ponorogo, Lagu Rasa Sayange dan lain-lain. Namun demikian hubungan dengan tetangga sebelah itu bukan berarti tidak baik. Sebaliknya, semua menghargai keputusan dari UNESCO yang kebanyakan memenangkan Indonesia atas klaimnya karena memiliki bukti yang kuat.

Setelah acara Asian Games rupanya Malaysia masih melakukan klaim lagi kebudayaan tanah air. Nah kali ini Silat yang jadi sasarannya karena menganggap itu budaya asli negeri Jiran. Lalu apakah hal itu karena gagalnya mereka meraih medali emas dari cabor tersebut? Simak ulasan lengkapnya.

Asian Games jadi awal mula persengketaan dua negara

Ditetapkannya Pencak Silat sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games sepertinya malah mengakibatkan efek tak terduga. Salah satunya dari negara tetangga kita Malaysia yang sepertinya tak terima dan menganggap Silat berasal dari tempatnya. Oleh sebab itu, negeri Jiran mencoba melakukan klaim pada UNESCO mengenai Silat sebagai kebudayaan asli mereka.

Silat Asian games [sumber gambar]Hal ini diperparah dengan hasil kekalahaan mereka dalam Asian Games dalam jacang Silat dan sempat menganggapnya ada kecurangan dari juri. Alhasil makin kuat lah keinginan dari negara tersebut melakukan klaim dari budaya yang sejatinya sudah ada lama di Indonesia itu. Kedua negara akan bersaing merebutkan klaim pada UNESCO.

Pihak Indonesia tak diam, mencari pembuktian yang nyata

Tentu tak serta merta Indonesia langsung melakukan klaim balik tanpa bukti yang kuat mengenai silat yang diklaim oleh negara tetangga tersebut. Oleh sebab itu, Indonesia melakukan kajian mengenai sejarah dan bukti kuat mengenai silat yang asli tanah air itu dari dokumen-dokumen dan literatur-literatur lama.

Indonesia tidak tinggal diam [sumber gambar]Dilansir dari Tirto, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani juga akan melakukan pengawal penuh pada masalah ini agar jangan sampai budaya asli tanah air itu dicomot oleh tetangga sebelah. Diperkirakan akhir tahun 2018 atau awal 2019 masalah ini sudah rampung karena Indonesia sejatinya sudah menyusun langka lebih dulu.

Sebelum kasus ini viral, Indonesia sudah ajukan klaim silat

Asian Games mungkin jadi awal klaim mengenai silat dari dua negara, namun sejatinya Indonesia sudah mengajukan terlebih dahulu. Tepatnya tahun 2017, dilansir dari Kompas Indonesia ternyata sudah mengajukan dahulu bahkan juga telah mengadakan pertunjukan di depan UNESCO.

Sudah didaftarkan UNESCO [sumber gambar]Tepatnya di Paris Maret tahun lalu ini, Pencak Silat dinilai lebih cepat untuk dimasukkan dalam Warisan Budaya Dunia Tak Benda karena memang punya bukti sejarah yang kuat. Rencananya 2019, klaim ini akan selesai dilakukan karena sudah mengajukan lebih dulu, namun siapa sangka kejadian Asian Games membuat semua proses harus dipercepat.

Tak hanya dengan Indonesia, namun dengan Singapura pun sedang konflik

Ternyata selain dengan Indonesia, Malaysia saat ini juga sedang memanas masalah klaim dengan tetangga lain yaitu Singapura. Bagaimana tidak, dilansir dari Tribunnews ternyata semua berasal dari jajanan pasar/jalanan yang diklaim budaya asli milik Singapura. Hal ini karena memang jajanan pasar kedua negara dianggap mirip dan Malaysia mengaku punya sejarah dan bukti kuat akan hal itu.

Masalah klaim dengan Singapura [sumber gambar]Nah sebaliknya, Singapura tak mendiamkan hal itu dan menganggap jajanan pasar itu sejatinya milik negaranya dan tentu punya sejarah dan bukti kuat pula. Bahkan PM Singapura sendiri sudah mengajukan klaim ke UNESCO namun tentu setelah itu pun akan berhadapan dengan klaim Singapura.

Memang kalau masalah klaim kebudayaan, sering kali terjadi satu sama lain. Mungkin karena memang dulu karena masing-masing negara juga berasal dari budaya melayu. Namun jangan sampai hubungan baik masing-masing negara terganggu, biar urusan klaim kita serahkan pada hasil akhir UNESCO toh yang punya bukti kuat juga akan menang.

Artikel Asli

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed