4 Fakta Kuburan yang Dicat Warna-warni dan Dijadikan Nongkrong yang Sempat Bikin Heboh

Kuburan atau makam memang memiliki image ngeri tersendiri bagi sebagian orang. Hal ini tidak terlepas dari adanya mitos-mitos zaman dulu dan tontonan film horror yang ada. Ya, seperti yang diketahui kalau tontonan-tontonan itu selalu menghubungkan kuburan dengan hal-hal mistis dan bikin bulu kuduk berdiri.

Warga sepertinya mempunyai cara tersendiri untuk menghilangkan image yang selama ini melekar pada kuburan. Bahkan di salah satu daerah, sampai-sampai banyak yang nongkrong di kuburan saking sudah tidak takutnya. Lalu bagaimana bisa begitu? Simak ulasan berikut.

Sebuah kuburan yang dicat dengan warna-warni

Image sebuah kuburan memang lekat dengan hal yang berbau mistis dan sakral, oleh sebab banyak yang ngeri kalau lewat sana. Namun siapa sangka warga dusun Puspan, Karanganyar, Jawa Tengah punya cara tak biasa untuk mengakalinya.

Kuburan berwarna [sumber gambar]

Bagaimana tidak, pasalnya kuburan yang biasanya dicap putih atau warna-warna tak mencolok dibuat warna-warni layaknya sebuah pelangi. Pun demikian dengan jalan-jalan disekitarnya yang juga ikut dicat. Usut punya usut, adanya pengecetan ini memang hasil dari usul para warga sendiri agar ketika lewat kuburan tak lagi terngiang kesan seram. Nah sekarang sudah ada hasilnya, bukannya seram malah banyak warga yang ke sana.

Nongkrong dan makan di kuburan jadi hal yang biasa

Usaha warga ini dalam mengubah image sebuah kuburan ternyata lumayan berhasil. Dulu kuburan yang biasanya hanya didatangi pagi atau hari-hari tertentu saat berziarah, kini sudah ramai dilalui banyak orang siang malam. Bahkan sampai-sampai kuburan dijadikan tempat nongkrong warga yang ada di sana.

Nongkrong di kuburan [sumber gambar]

Pun demikian saat warga melakukan makan atau sekedar ngopi, tak ada lagi kesan ngeri yang ada di benak mereka. Belum lagi lampu yang ada di sana juga lumayan terang dan banyak sehingga tak gelap lagi dan bikin ngeri seperti dulu. Oleh sebab itu banyak yang betah saat ada di sana.

Rencananya supaya jadi pariwisata seperti yang lain

Usut punya usut, salah satu alasan warga sekitar dan para pemuda mengecat kuburan yang ada di sana adalah juga tujuan pariwisata. Seperti yang diketahui kalau sudah banyak tempat yang dicat dengan warna-warni kini jadi trend di dunia maya.

Bisa jadi pariwisata [sumber gambar]

Dan warga dusun Puspan ini tak mau ketinggalan, namun bedanya bukan rumah lagi yang dicat namun kuburan. Dilansir dari Liputan 6 Mereka berharap kalau kuburan ini bisa jadi ladang  selfie dan wisata malam di sana. Bisa dibilang kuburan zaman now yang tentu gak bikin takut malah banyak yang datang ke sana.

Ternyata tidak hanya di Puspan ada kuburan serupa

Sepertinya dusun Puspan tidak sendiri, pasalnya beberapa daerah di Indonesia ternyata juga melakukan hal yang serupa. Ya, beberapa desa itu memang melakukan pengecatan warna-warni pada kuburan menjelang lebaran. Alasannya hampir sama, supaya banyak orang yang datang untuk berziarah atau sekedar lewat makam tidak takur lagi.

Kuburan di Pamekasan [sumber gambar]

Ditambah banyak makam yang sebenarnya sudah berusia tua sehingga dilihat pun sudah terkesan ngeri. Desa-desa yang melakukan pengecatan warna-warni pada makam diantaranya adalah di Sedayu, Kabupaten Malang dan Pamekasan. Dan benar, serupa dengan yang terjadi di dusun Puspan, kini malah banyak orang yang mengabadikann gambar di kuburan karena memang tidak ngeri lagi.

Tentunya sebuah terobosan baru dimana makam yang selalu identik dengan kesan ngeri namun dapat diubah oleh warga jadi tempat yang bersahabat. Apalagi kini malah banyak yang datang untuk berkunjung mengambil foto atau sedekar berziarah. Mungkin ini juga bisa diterapkan di daerah lain.

Artikel Asli

News Feed